Salah satu menu MBG yang layak.(Foto:Fariz)
Jember, HeadlineJatim.com– Bupati Jember, Muhammad Fawait, resmi menghentikan sementara (suspend) operasional tiga Satuan Pelayanan Program Gizi (SPPG) di wilayahnya. Keputusan tegas ini diambil setelah adanya temuan ketidaksesuaian menu selama bulan Ramadan oleh Badan Gizi Nasional (BGN).
Instruksi tersebut disampaikan langsung oleh Bupati yang akrab disapa Gus Fawait saat memimpin rapat koordinasi secara daring dari Tanah Suci Mekkah, Senin (2/3/2026) malam. Rapat ini dihadiri oleh pengelola SPPG secara luring di Pendapa Wahyawibawagraha.
“Bagi dapur yang tidak memenuhi standar pelayanan, maka akan ada sanksi tegas dari BGN. Kemarin saya dapat kabar, ada tiga dapur yang di-suspend karena dinilai memberikan menu yang tidak sesuai selama Ramadan ini,” tegas Gus Fawait.
Evaluasi Ketat Badan Gizi Nasional
Langkah suspend ini merupakan tindak lanjut dari evaluasi rutin yang dilakukan BGN. Berdasarkan hasil pengawasan, ditemukan adanya komponen menu yang tidak memenuhi standar gizi spesifik untuk kondisi puasa.
Sebagai konsekuensinya, BGN menjatuhkan sanksi administratif berupa penghentian operasional sementara. Dapur-dapur tersebut dilarang beroperasi hingga dilakukan perbaikan menyeluruh sesuai regulasi teknis yang berlaku.
Dukungan Pemerintah Daerah
Gus Fawait menyatakan dukungannya terhadap langkah tegas pemerintah pusat melalui BGN. Baginya, kualitas asupan gizi untuk anak-anak adalah prioritas yang tidak bisa ditawar.
“Saya sebagai kepala daerah tentu mendukung keputusan BGN. Pengawasan ini mutlak diperlukan demi menjaga kualitas layanan bagi penerima manfaat,” ujarnya.
Ia juga memperingatkan pengelola SPPG lainnya agar menjadikan kejadian ini sebagai evaluasi serius. Gus Fawait menekankan bahwa program gizi memiliki nilai strategis untuk tumbuh kembang generasi mendatang di Jember.
Akan Berikan Penghargaan
Selain memberikan sanksi bagi yang melanggar, Pemkab Jember berencana memberikan apresiasi bagi unit layanan yang berprestasi.
“Saya berharap tidak ada lagi dapur yang di-suspend. Ayo berikan yang terbaik. Nanti kita akan berikan awarding di akhir tahun bagi SPPG yang konsisten memberikan pelayanan terbaik,” pungkasnya.






