Foto Ilustrasi dibuat oleh tim grafis.
JEMBER, HeadlineJatim.com — Kecelakaan maut kembali terjadi di Jalur Nasional Jember-Surabaya, tepatnya di depan Puskesmas Rambipuji, Desa Rambipuji, Kecamatan Rambipuji, Jember, Minggu (10/5/2026) malam. Insiden “adu banteng” antara sepeda motor Honda Scoopy dan truk ini mengakibatkan satu orang tewas di lokasi kejadian.
Korban meninggal dunia diketahui bernama Febri Andreanto (31), warga Dusun Kaliputih, Desa Rambipuji. Sementara itu, pengendara motor berinisial Muhammad Arifin (18), warga Desa Pecoro, mengalami luka berat di bagian kepala dan tengah menjalani perawatan intensif di RSD dr. Soebandi Jember.
Kanit Gakkum Satlantas Polres Jember, Ipda Tommy Nur Alamsyah, menjelaskan bahwa peristiwa tragis ini terjadi sekitar pukul 18.30 WIB saat arus lalu lintas cukup padat.
“Kecelakaan bermula saat motor Honda Scoopy bernopol P 6473 HS melaju dari arah barat ke timur. Saat melintas di lokasi yang menikung, pengendara motor berusaha mendahului kendaraan di depannya,” ujar Ipda Tommy saat dikonfirmasi, Senin (11/5/2026) pagi.
Kronologi Kejadian di Tikungan Rambipuji
Berdasarkan olah TKP, pengendara motor diduga kurang memperhatikan arus lalu lintas dari arah berlawanan saat hendak menyalip. Motor tersebut melambung terlalu ke kanan hingga melewati marka tengah jalan.
Pada saat yang bersamaan, meluncur truk Mitsubishi Colt Diesel bernopol P 8389 VI dari arah timur menuju barat yang dikemudikan oleh Sukadi (59), warga Banyuwangi. Karena jarak yang sudah terlalu dekat, tabrakan depan-depan tidak dapat dihindarkan.
“Bagian depan kanan truk menghantam roda depan sepeda motor. Akibat benturan keras tersebut, penumpang motor meninggal dunia di lokasi akibat luka parah di bagian kepala,” tambah Tommy.
Rencana Pernikahan Pengendara Motor
Kecelakaan ini menyisakan duka mendalam bagi pihak keluarga. Salah seorang warga sekitar, Suyanto (36), menyebutkan bahwa kedua korban masih memiliki hubungan saudara.
Bahkan, beredar informasi memilukan bahwa Muhammad Arifin, sang pengendara motor, dalam waktu dekat direncanakan akan melangsungkan pernikahan.
“Kabarnya pengendara motor itu mau menikah beberapa hari lagi. Kami warga di sini ikut prihatin, semoga dia segera diberi kesembuhan dan keluarga yang ditinggalkan diberi ketabahan,” ungkap Suyanto.
Imbauan Satlantas Polres Jember
Pihak Satlantas Polres Jember mengamankan kedua kendaraan yang terlibat sebagai barang bukti. Kerugian material akibat insiden ini ditaksir mencapai Rp5 juta.
Ipda Tommy kembali mengimbau kepada seluruh pengguna jalan agar lebih waspada, terutama saat berkendara di malam hari dan di jalur yang menikung.
“Kami menghimbau masyarakat untuk tidak mendahului kendaraan di tikungan dan wajib menggunakan helm pengaman. Keselamatan adalah prioritas utama,” pungkasnya.






