Kejurda Finswimming Jatim 2026 di Lumajang Jadi Momentum Kebangkitan Prestasi Daerah

LUMAJANG, HeadlineJatim.com — Kabupaten Lumajang resmi menjadi tuan rumah Kejuaraan Daerah (Kejurda) Finswimming Jawa Timur 2026. Sebanyak 657 atlet terbaik dari 27 kabupaten dan kota se-Jawa Timur bersaing ketat dalam ajang yang digelar di Kolam Renang Veteran, Lumajang, selama tiga hari, 8-10 Mei 2026.

Ketua Umum POSSI Jawa Timur, Mirza Muttaqien, menyatakan bahwa Kejurda Finswimming Jatim 2026 kali ini mengusung pendekatan baru. Kejuaraan tidak lagi sekadar agenda rutin, melainkan diintegrasikan ke dalam ekosistem pembinaan atlet yang berkelanjutan.

Read More

“Ini bukan hanya soal mengejar prestasi di podium, tetapi juga menggerakkan aktivitas ekonomi daerah dan membawa semangat baru dalam pembinaan yang terukur,” ujar Mirza saat pembukaan Kejurda, Jumat (8/5/2026).

Ajang Ukur Kemampuan dan Geliat Ekonomi

Berbagai nomor bergengsi dipertandingkan dalam kejuaraan ini, mulai dari surface, bifin, apnea, hingga estafet, dengan kategori usia junior hingga senior. Para atlet beradu teknik dan kecepatan menggunakan monofin maupun bifin guna mencatatkan waktu terbaik.

Mirza menambahkan, hadirnya ratusan atlet beserta pelatih dan official memberikan dampak instan bagi sektor ekonomi di Lumajang. Okupansi penginapan, kuliner, hingga jasa transportasi lokal mengalami peningkatan signifikan selama kejuaraan berlangsung.

“Pertandingan ini adalah peluang untuk mengukur kemampuan atlet sekaligus membuka jalan ke jenjang yang lebih tinggi. Kami ingin daerah memiliki kesempatan lebih luas untuk melahirkan talenta potensial,” tambahnya.

Dukungan Penuh Bupati Lumajang

Bupati Lumajang, Indah Amperawati, menyambut hangat kedatangan para kontingen. Dalam sambutannya, perempuan yang akrab disapa Bunda Indah ini memotivasi para atlet untuk menjunjung tinggi sportivitas.

“Kalian adalah atlet-atlet terbaik pilihan daerah masing-masing. Berikan penampilan terbaik dan tunjukkan hasil latihan keras kalian selama ini. Selamat bertanding di Bumi Semeru,” ucap Bunda Indah.

Lebih lanjut, Bupati mendukung penuh transformasi yang dilakukan POSSI Jatim dalam memeratakan pembinaan atlet. Menurutnya, pembinaan yang tidak lagi terkonsentrasi di kota-kota besar akan memberikan keadilan bagi talenta di pelosok daerah.

“Lumajang sangat mendukung arah perubahan POSSI Jatim. Dengan begini, potensi atlet dari daerah yang belum sepenuhnya tersentuh kini mendapatkan kesempatan yang sama untuk bersinar di tingkat provinsi maupun nasional,” pungkasnya.

Related posts