Lebaran di Lapas I Surabaya Meriah, Hiburan Badut Sulap Ruang Kunjungan Jadi Panggung Tawa

SIDOARJO, Headlinejatim.com– Suasana ruang kunjungan di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas I Surabaya di Porong, Sidoarjo, tampak berbeda pada hari keempat Idul Fitri 1447 H, Selasa (24/03/2026).

Gelak tawa menggema begitu riuh saat pihak Lapas menghadirkan hiburan badut untuk menyulap ruang pertemuan menjadi panggung penuh warna dan kebahagiaan.

Read More

Sejak pagi hari, arus pengunjung telah memadati area pendaftaran dengan tertib. Namun, begitu memasuki ruang kunjungan, ketegangan yang biasanya menyelimuti prosedur Lapas seolah sirna. Kehadiran badut dengan kostum mencolok dan aksi jenaka langsung mencuri perhatian anak-anak maupun orang dewasa.

Berbagai atraksi seperti permainan interaktif, trik sulap sederhana, hingga sesi foto bersama sukses membuat anak-anak pengunjung tak henti-hentinya tertawa. Momen langka ini seolah menghapus sekat, menghadirkan kehangatan Idul Fitri yang penuh maaf dan kebersamaan antara warga binaan dengan keluarga mereka.

Kalapas Kelas I Surabaya, Sohibur Rachman menjelaskan bahwa inovasi ini bertujuan untuk memberikan pengalaman kunjungan yang lebih humanis, terutama bagi anggota keluarga yang membawa anak kecil.

“Kami ingin menghadirkan suasana Idul Fitri yang benar-benar dirasakan oleh seluruh warga binaan dan keluarga yang datang. Kehadiran hiburan badut ini menjadi salah satu upaya kami untuk menghadirkan kebahagiaan, khususnya bagi anak-anak, agar momen kunjungan tidak lagi terasa menegangkan, tetapi justru penuh keceriaan,” ujar Kalapas.

Menurutnya, menjaga kesehatan mental warga binaan melalui kedekatan keluarga adalah bagian penting dari sistem pemasyarakatan.

“Ketika mereka bisa tersenyum dan tertawa bersama keluarga, itu menjadi kekuatan besar dalam proses pembinaan,” tambahnya.

Program hiburan ini merupakan bagian dari komitmen Lapas Kelas I Surabaya dalam menciptakan layanan kunjungan yang nyaman, aman, dan berkesan selama masa libur nasional. Selain mempererat hubungan emosional, kegiatan ini diharapkan memberikan dampak psikologis positif bagi warga binaan selama menjalani masa pidana.

Salah satu pengunjung menyatakan apresiasinya atas fasilitas hiburan tersebut. Ia mengaku suasana lebaran tahun ini terasa lebih ringan meski dilakukan di dalam Lapas.

“Suasananya sangat meriah dan menyenangkan. Anak-anak bisa bermain dan tertawa lepas. Kami sebagai keluarga juga merasa lebih nyaman dan menikmati momen kebersamaan ini,” tutur salah satu pengunjung asal Sidoarjo tersebut.

Related posts