Jember, HeadlineJatim.com– PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 9 Jember tancap gas memperkuat pengamanan jalur menjelang masa Angkutan Lebaran 2026. Ratusan petugas tambahan diterjunkan ke titik-titik rawan guna memastikan perjalanan mudik masyarakat berjalan aman dan lancar.
Fokus utama pengamanan kali ini menyasar perlintasan sebidang dan pemantauan infrastruktur rel. Tercatat, sebanyak 107 Petugas Jaga Lintasan (PJL) ekstra disiagakan di 55 titik perlintasan yang belum memiliki penjagaan permanen di wilayah operasional Daop 9 Jember.
Tak hanya itu, KAI juga menambah 19 penilik jalan ekstra. Mereka bertugas menyisir kondisi rel secara intensif di 19 petak jalur, mulai dari wilayah Pasuruan hingga ujung timur di Ketapang, Banyuwangi.
Manager Hukum dan Humas PT KAI Daop 9 Jember, Cahyo Widiantoro, menegaskan bahwa langkah ini adalah upaya preventif menghadapi lonjakan mobilitas masyarakat selama Lebaran.
“Penempatan petugas di perlintasan tidak terjaga dan penguatan pengawasan jalur melalui penilik jalan ekstra bertujuan untuk memberikan rasa aman bagi masyarakat serta memastikan keselamatan perjalanan kereta api,” ujar Cahyo, Rabu (11/3/2026).
Sebaran Petugas di Berbagai Wilayah
Berdasarkan data operasional, sebaran 107 petugas PJL ekstra ini disesuaikan dengan tingkat kepadatan jalur di masing-masing kabupaten:
- Jember: 56 petugas di 28 titik perlintasan.
- Banyuwangi: 22 petugas di 12 titik perlintasan.
- Probolinggo: 14 petugas di 7 titik perlintasan.
- Lumajang: 9 petugas di 5 titik perlintasan.
- Pasuruan: 6 petugas di 3 titik perlintasan.
Selain membantu mengatur lalu lintas, para petugas ini berperan penting mengingatkan pengguna jalan agar tetap mendahulukan kereta api yang melintas. Sementara itu, 19 penilik jalan ekstra fokus memeriksa kondisi teknis mulai dari rel, bantalan, hingga fasilitas pendukung lainnya agar tetap prima saat frekuensi perjalanan meningkat.
KAI Daop 9 Jember mengimbau seluruh pengguna jalan untuk selalu waspada dan mematuhi rambu lalu lintas saat melewati perlintasan sebidang. “Berhenti sejenak dan pastikan aman sebelum melintas demi keselamatan bersama,” tutup Cahyo.
Langkah proaktif KAI Daop 9 Jember dalam menyiagakan personel tambahan ini menjadi jaminan penting bagi kelancaran arus mudik, memastikan setiap roda kereta yang berputar membawa penumpang kembali ke pelukan keluarga dengan selamat.






