Dukung Jalur Ganda, KAI Daop 8 dan BTP Surabaya Cek Fisik Lintasan Wonokromo–Sepanjang

SURABAYA, HeadlineJatim.com – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daop 8 Surabaya bersama Balai Teknik Perkeretaapian (BTP) Kelas I Surabaya melakukan inspeksi jalan kaki di sepanjang jalur Stasiun Wonokromo hingga Stasiun Sepanjang, Kamis (23/4/2026). Kegiatan ini merupakan langkah strategis untuk memastikan keandalan prasarana dalam mendukung pengembangan jalur ganda (double track).

Inspeksi bertema “High Performing Team, Railway Safety” ini dipimpin langsung oleh Executive Vice President Daop 8 Surabaya bersama tim BTP Kelas I Surabaya Direktorat Jenderal Perkeretaapian (DJKA). Petugas menyusuri jalur secara menyeluruh untuk memeriksa kondisi rel, bantalan, penambat, wesel, hingga perlintasan sebidang.

Read More

Manager Humas KAI Daop 8 Surabaya, Mahendro Trang Bawono, menegaskan bahwa kesiapan prasarana menjadi faktor krusial dalam keberhasilan operasional jalur ganda yang bertujuan meningkatkan kapasitas lintas dan kelancaran perjalanan kereta api.

“Cek lintas ini kami lakukan untuk memastikan seluruh prasarana dalam kondisi optimal. Dengan pemeriksaan langsung di lapangan, potensi gangguan dapat diidentifikasi lebih dini sehingga penanganan bisa dilakukan secara cepat dan tepat,” ujar Mahendro.

Selain aspek teknis perkeretaapian, pemeriksaan ini juga difokuskan pada sterilisasi jalur guna meminimalisir gangguan operasional seiring dengan peningkatan mobilitas masyarakat di wilayah Surabaya dan sekitarnya.

Sejalan dengan pengembangan proyek nasional ini, Pemerintah Kota Surabaya turut melakukan penataan infrastruktur di kawasan sekitar. Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi, menyatakan pihaknya akan melakukan pengaspalan dan pelebaran Jalan Stasiun Wonokromo. Langkah ini diambil untuk mengurai kepadatan lalu lintas sekaligus menata kawasan stasiun agar lebih representatif.

KAI Daop 8 Surabaya juga mengimbau masyarakat untuk turut serta menjaga keselamatan perjalanan kereta api. Warga dilarang beraktivitas di sepanjang jalur rel dan diminta menjaga kebersihan lingkungan di sekitar area stasiun.

Melalui kolaborasi antara KAI, BTP, dan Pemkot Surabaya, pengembangan jalur ganda diharapkan tidak hanya memperlancar mobilitas transportasi, tetapi juga mampu mendorong pertumbuhan ekonomi regional melalui konektivitas yang lebih andal dan berkelanjutan.

Related posts