Dampak Kecelakaan di Bekasi Timur, KA Pandalungan dan Blambangan Ekspres Molor Hingga 9 Jam

Situasi Penumpang Kereta Api di Stasiun Jember.(Istimewa)

JEMBER, HeadlineJatim.com — Ribuan penumpang kereta api menuju wilayah Daop 9 Jember harus bersabar ekstra. Perjalanan KA Pandalungan relasi Gambir–Jember dan KA Blambangan Ekspres relasi Pasarsenen–Ketapang mengalami keterlambatan kereta api Daop 9 Jember hingga berjam-jam pada Rabu (29/4/2026).

Read More

​Kondisi ini merupakan dampak berantai dari insiden kecelakaan yang melibatkan rangkaian KA Argo Bromo Anggrek dan Commuterline di Stasiun Bekasi Timur, wilayah Daop 1 Jakarta. Proses evakuasi di titik tersebut menyebabkan antrean panjang perjalanan kereta api lintas Jawa.

​Manager Hukum dan Humas Daop 9 Jember, Cahyo Widiantoro, membenarkan adanya gangguan jadwal yang cukup signifikan tersebut. Pihaknya menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang dialami para pelanggan.

​”Keterlambatan ini terjadi akibat proses penanganan gangguan operasional di lintas Bekasi Timur. Jalur tidak dapat dilalui secara normal sehingga merambat pada jadwal perjalanan kereta jarak jauh menuju wilayah Daop 9,” ujar Cahyo saat dikonfirmasi di Jember.

Estimasi Keterlambatan dan Kompensasi

Berdasarkan data operasional, KA Pandalungan tercatat mengalami keterlambatan hingga 277 menit atau lebih dari empat jam. Kereta yang membawa penumpang dari Jakarta ini baru tiba di Stasiun Jember sekitar pukul 14.00 WIB.

​Sementara itu, dampak lebih parah dialami KA Blambangan Ekspres yang mengalami keterlambatan hingga 570 menit atau sekitar sembilan setengah jam. Kereta tersebut diestimasikan baru masuk ke Stasiun Ketapang, Banyuwangi, pada pukul 16.15 WIB.

​Sebagai bentuk tanggung jawab, PT KAI memberikan kompensasi berupa service recovery (pemberian makanan dan minuman) kepada pelanggan terdampak sesuai dengan aturan yang berlaku.

​”Keselamatan tetap menjadi prioritas utama. Tim operasional di lapangan terus melakukan optimalisasi agar sarana tetap andal saat diberangkatkan kembali,” tegas Cahyo.

Penyesuaian Jadwal Keberangkatan

Guna meminimalkan dampak lanjutan bagi penumpang yang akan berangkat dari Jember dan Banyuwangi, Daop 9 melakukan pengaturan ulang pola operasi:

  • KA Pandalungan (Jember–Gambir): Dipusahakan berangkat tepat waktu pukul 16.00 WIB.
  • KA Blambangan Ekspres (Ketapang–Pasarsenen): Dijadwalkan berangkat pukul 17.15 WIB, atau terlambat sekitar 90 menit dari jadwal normal.

​KAI mengimbau para pelanggan untuk terus memantau informasi terkini melalui aplikasi Access by KAI atau pengumuman petugas di stasiun. Petugas di lapangan dipastikan tetap responsif dalam menangani keluhan penumpang di tengah kondisi operasional yang tidak normal ini.

Related posts