Adu Banteng Avanza vs Truk Pakan Ternak di Bangsalsari Jember, Polisi Dalami Dugaan Sopir Mabuk

JEMBER, HeadlineJatim.com — Kecelakaan lalu lintas melibatkan Toyota Avanza dan truk bermuatan pakan ternak terjadi di jalur nasional Jember–Surabaya, tepatnya di Desa Gambirono, Kecamatan Bangsalsari, Jember, Selasa (5/5/2026) dini hari. Insiden “adu banteng” ini mengakibatkan lima orang mengalami luka-luka dan memicu kemacetan panjang.

Kecelakaan yang terjadi sekitar pukul 03.30 WIB ini melibatkan Avanza putih bernopol P 1294 GX yang dikemudikan Aimas Iriul Al Amin (25), warga Wuluhan, dengan truk bernopol P 8750 VL yang dikemudikan Kusman (39), warga Banyuwangi.

Read More

Kanit Gakkum Satlantas Polres Jember, Ipda Tommy Nur Alamsyah, menjelaskan bahwa mobil Avanza melaju dari arah timur (Jember) menuju barat (Surabaya). Sesampainya di lokasi, kendaraan tersebut diduga oleng ke kanan hingga memakan jalur lawan.

“Faktor utama kecelakaan diduga karena kurang hati-hatinya pengemudi Avanza yang melaju terlalu ke kanan hingga melampaui marka jalan. Akibatnya, terjadi tabrakan depan dengan truk dari arah berlawanan,” ujar Ipda Tommy, Selasa (5/5/2026).

Dalami Dugaan Pengaruh Alkohol

Meskipun dugaan awal pengemudi mengantuk, kepolisian juga tengah mendalami keterangan saksi di lokasi kejadian. Seorang warga setempat, Budi Setiawan (23), menyebutkan bahwa saat warga melakukan evakuasi, tercium aroma alkohol dari pengemudi Avanza.

“Saat dibantu warga, sopir mobil Avanza itu tercium bau alkohol. Kemungkinan dalam pengaruh minuman keras tapi tetap memaksakan menyetir,” ungkap Budi di lokasi kejadian.

Menanggapi kesaksian warga, Ipda Tommy menegaskan pihaknya masih melakukan proses penyelidikan lebih lanjut (lidik). “Untuk dugaan sementara mengantuk, namun informasi lain (alkohol) masih dalam proses pendalaman tim penyidik,” tambahnya.

Lima Orang Luka-Luka

Akibat benturan keras tersebut, kedua kendaraan mengalami kerusakan parah pada bagian depan. Sebanyak lima orang dilaporkan luka ringan, di antaranya penumpang Avanza bernama Tri Oktaf Jodi (25) dan Gladis Agustira (18).

Seluruh korban luka segera dievakuasi petugas dan warga ke Puskesmas Bangsalsari untuk mendapatkan perawatan medis. Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa yang ditaksir menimbulkan kerugian material hingga Rp10 juta ini.

Arus lalu lintas di jalur utama Jember–Surabaya sempat tersendat selama proses evakuasi bangkai kendaraan. Petugas Satlantas Polres Jember yang tiba di lokasi langsung melakukan olah TKP dan mengatur lalu lintas hingga kembali normal pada pagi harinya.

Related posts