Ditodong Celurit, Motor Warga Tempeh Banyuwangi Dirampas Komplotan Begal di Jembatan

LUMAJANG, HeadlineJatim.com — Aksi pembegalan sadis kembali terjadi di wilayah hukum Kabupaten Lumajang. Seorang pemuda bernama Saiful (37), warga Desa Tempeh Tengah, menjadi korban perampasan motor oleh komplotan bersenjata tajam di kawasan Jembatan Grobogan, Kecamatan Kedungjajang, Selasa (5/5/2026) dini hari.

Peristiwa mencekam tersebut terjadi tepat saat azan subuh berkumandang, sekitar pukul 04.15 WIB. Korban tidak berdaya saat diancam menggunakan celurit oleh kawanan pelaku yang berjumlah empat orang.

Read More

Kapolsek Kedungjajang, AKP Rudi Isyanto, membenarkan kejadian tersebut. Berdasarkan keterangan korban, para pelaku beraksi dengan berboncengan menggunakan dua unit sepeda motor.

“Pelaku berjumlah empat orang, mengendarai dua sepeda motor jenis Vario warna hitam-merah. Mereka mengenakan jaket hitam dan cokelat serta helm hitam,” ungkap AKP Rudi saat dikonfirmasi, Selasa (5/5/2026).

Kronologi Penodongan Celurit

Kejadian bermula saat korban tengah melintas di lokasi kejadian sendirian. Secara tiba-tiba, dua motor pelaku memepet kendaraan korban. Salah satu pelaku kemudian mengeluarkan senjata tajam jenis celurit dan mengarahkannya langsung ke bagian vital korban.

“Korban ditodong celurit ke arah leher. Setelah berhasil menguasai kendaraan dan barang berharga milik korban, para pelaku langsung melarikan diri ke arah utara,” jelas AKP Rudi.

Kerugian Mencapai Belasan Juta Rupiah

Akibat kejadian ini, korban kehilangan satu unit sepeda motor Honda Vario 125 warna putih dengan nomor polisi N 6132 YAD. Selain motor, pelaku juga menggasak satu unit ponsel Vivo Y18, uang tunai Rp400 ribu, serta dokumen penting seperti STNK dan SIM yang berada di dalam tas selempang milik korban.

“Total kerugian material yang dialami korban diperkirakan mencapai Rp18 juta,” pungkas Kapolsek.

Saat ini, pihak Kepolisian Sektor Kedungjajang bersama Tim Opsnal Polres Lumajang tengah melakukan penyelidikan intensif dan memburu keempat pelaku berdasarkan ciri-ciri yang telah dikantongi.

Polisi juga mengimbau masyarakat untuk lebih waspada dan menghindari melintas di jalur sepi pada waktu dini hari guna mengantisipasi kejadian serupa.

Related posts