TKA Digelar, Siswa SMP di Banyuwangi Rela Kurangi Main Demi Hasil Maksimal

BANYUWANGI, HeadlineJatim.com– Pelaksanaan Tes Kemampuan Akademik (TKA) tingkat SMP di Banyuwangi berlangsung serius. Di SMP Negeri 2 Genteng, sebanyak 300 siswa ambil bagian dalam ujian yang mulai digelar sejak Senin (6/4/2026).

TKA kali ini tak sekadar menjadi agenda rutin. Para siswa terlihat totalitas dalam mempersiapkan diri, bahkan rela mengurangi waktu bermain demi mendapatkan hasil terbaik. Suasana pelaksanaan pun terasa layaknya ujian akhir, dengan tingkat keseriusan yang tinggi dari para peserta.

Read More

Salah satu siswa, Yuan Tangkas yang mengikuti sesi kedua, mengaku sudah melakukan persiapan jauh hari sebelum pelaksanaan.

“Dari beberapa minggu lalu saya sudah mulai belajar lebih intens. Materi Matematika dan Bahasa Indonesia saya ulang lagi, ditambah latihan soal hampir setiap hari supaya lebih siap,” ujarnya, Selasa (7/4/2026).

Menurut Yuan, TKA bukan ujian biasa sehingga ia memilih mengubah rutinitas hariannya agar lebih fokus belajar.

“Rasanya seperti ujian akhir, jadi saya kurangi main. Waktu sepulang sekolah lebih banyak dipakai buat belajar supaya hasilnya maksimal,” imbuhnya.

Ia juga mengaku datang lebih awal ke sekolah untuk menjaga fokus sebelum ujian dimulai.

“Biar nggak terburu-buru dan lebih tenang, saya datang lebih pagi. Jadi saat masuk ruang ujian sudah siap,” tambahnya.

Hal senada disampaikan Hafiz Akbar Rico yang mengikuti sesi pertama. Ia menyebut TKA menjadi tantangan tersendiri sehingga perlu persiapan matang.

“Saya belajar dari jauh hari, terutama Matematika yang menurut saya cukup menantang. Biasanya saya latihan soal dan diskusi dengan teman supaya lebih paham,” katanya.

Meski sempat merasa gugup, Hafiz tetap berusaha tampil maksimal saat ujian berlangsung.

“Deg-degan pasti ada, tapi itu malah bikin saya lebih semangat. Yang penting sudah berusaha maksimal sejak awal,” sambungnya.

Guru SMPN 2 Genteng, Agasta Kusuma, menjelaskan pelaksanaan TKA di sekolahnya dibagi menjadi tiga sesi karena jumlah peserta yang cukup banyak.

“Total ada sekitar 300 siswa, sehingga kami bagi menjadi tiga sesi. Setiap siswa mengerjakan dua mata pelajaran, yakni Matematika dan Bahasa Indonesia,” jelasnya.

Adapun pembagian sesi meliputi sesi pertama pukul 07.00–08.45 WIB, sesi kedua pukul 09.15–11.00 WIB, dan sesi ketiga pukul 11.30–13.15 WIB.

Agasta menambahkan, hingga saat ini pelaksanaan TKA berjalan lancar tanpa kendala berarti. Pihak sekolah juga memastikan pengawasan berjalan optimal agar ujian berlangsung tertib.

“Alhamdulillah sejauh ini tidak ada kendala. Semua sesi berjalan lancar dan siswa terlihat sangat siap,” pungkasnya.

Related posts