Kisah Arus Balik di Ketapang, Antre Berjam-jam Masuk Kapal demi Kejar Kerja Hari Senin

BANYUWANGI, HeadlineJatim.com- Gelombang arus balik Lebaran 2026 mulai memadati Pelabuhan Penyeberangan ASDP Ketapang, Banyuwangi, pada Sabtu (28/3/2026) sore. Ratusan kendaraan, didominasi mobil pribadi dan sepeda motor, tampak mengular di area parkir hingga akses masuk pelabuhan.

Di balik kepadatan tersebut, terselip cerita para pemudik yang harus berpacu dengan waktu demi kembali ke rutinitas kerja. Sejumlah pemudik memilih kembali lebih awal untuk menghindari puncak arus balik yang diprediksi terjadi hari Minggu (29/3).

Read More

Namun, pilihan itu membuat mereka harus bersabar menghadapi antrean panjang.

Andi, pemudik asal Malang, mengaku sudah menunggu cukup lama untuk bisa masuk ke kapal. Ia bersama istrinya hendak kembali ke Denpasar setelah libur Lebaran di kampung halaman.

“Ini sudah antre sekitar satu jam di pelabuhan, tapi belum juga masuk kapal. Tadi di jalan juga sempat kena macet,” ujar Andi saat ditemui di lokasi.

Menurutnya, kembali lebih awal menjadi pilihan agar tidak terjebak kepadatan yang lebih parah saat puncak arus balik.

“Iya, saya pilih balik hari ini karena Senin sudah mulai kerja lagi. Jadi mau tidak mau harus berangkat sekarang,” tambahnya.

Andi juga menyebut anak-anaknya sudah lebih dulu kembali ke Bali, sementara dirinya menyusul belakangan karena masih ada urusan keluarga.

Cerita serupa disampaikan Agung, pemudik asal Solo, Jawa Tengah. Ia bersama keluarganya hendak kembali ke Gianyar, Bali. Namun, hingga kini ia masih tertahan di dalam area pelabuhan.

“Ini tadi sudah setengah jam di dalam pelabuhan, tapi masih belum masuk kapal juga. Keluarga ada di belakang,” kata Agung.

Meski harus mengantre cukup lama, Agung mengaku memahami kondisi tersebut sebagai konsekuensi arus balik Lebaran.

“Ya memang risikonya kalau balik di waktu seperti ini. Tapi mau bagaimana lagi, Senin sudah harus kerja,” ujarnya.

Untuk mengurai kepadatan, pihak ASDP Ketapang menerapkan prioritas kendaraan pribadi dan sepeda motor agar lebih cepat masuk ke dalam kapal. Langkah ini dilakukan guna mempercepat sirkulasi kendaraan di area pelabuhan.

Berdasarkan data Posko Angkutan Lebaran ASDP Ketapang, dalam 24 jam terakhir tercatat sebanyak 45.448 penumpang dan 13.625 unit kendaraan telah diseberangkan dari Jawa ke Bali.

Sementara itu, sebanyak 34 armada kapal terus dioperasikan dengan sistem bongkar muat cepat untuk menjaga kelancaran arus lalu lintas di lintasan Ketapang-Gilimanuk.

Puncak arus balik diprediksi masih akan terjadi hingga hari ini, seiring meningkatnya jumlah pemudik yang kembali ke Bali untuk bersiap masuk kerja pada awal pekan.

Related posts