Pelaku Curanmor di Gresik Tak Berkutik, Motor Korban Langsung Diserahkan Kembali

GRESIK, HeadlineJatim.com– Komitmen Polres Gresik dalam memberikan perlindungan dan pelayanan prima kepada masyarakat kembali dibuktikan dengan aksi nyata. Jajaran kepolisian di wilayah hukum Polres Gresik berhasil meringkus sejumlah pelaku begal dan pencurian kendaraan bermotor (curanmor) yang sempat meresahkan warga.

Tak sekadar menangkap pelaku, motor milik para korban pun langsung dikembalikan dalam kondisi baik.

Read More

Kapolres Gresik, AKBP Ramadhan Nasution, menyerahkan langsung barang bukti kendaraan tersebut kepada para pemiliknya di Mapolres Gresik. Langkah ini diambil agar masyarakat bisa segera kembali beraktivitas normal tanpa terkendala masalah transportasi.

“Motor ini kami kembalikan agar bisa segera digunakan kembali oleh korban untuk kebutuhan sehari-hari. Ini adalah bentuk komitmen Polres Gresik dalam memberikan kepastian hukum sekaligus melayani masyarakat dengan sepenuh hati,” tegas AKBP Ramadhan.

Keberhasilan ini merupakan buah dari gerak cepat personel di lapangan. Salah satu kasus yang menyita perhatian adalah aksi begal terhadap seorang driver ojek online asal Surabaya, Andy Sebastian Zaini (28), di kawasan Menganti pada Rabu (20/5/2026).

Korban sempat mengalami kekerasan fisik sebelum motor Honda Scoopy miliknya dibawa kabur. Berkat kesigapan Unit Reskrim Polsek Menganti, pelaku berinisial Rohan (33) berhasil diringkus di daerah Semampir, Surabaya, kurang dari 24 jam setelah kejadian.

Tak hanya itu, polisi juga berhasil mengungkap kasus curanmor lainnya, seperti pencurian motor Suzuki Shogun di kawasan Sidokumpul dan aksi pencurian motor Honda Scoopy di Jalan Akim Kayat yang sempat terekam oleh CCTV dan memicu pengejaran warga.

Penyerahan kendaraan tersebut diwarnai suasana haru dan rasa syukur dari para korban. Mereka menyampaikan apresiasi tinggi atas kecepatan polisi dalam memburu pelaku sekaligus menjaga barang bukti agar tetap utuh dan dikembalikan tanpa dipungut biaya sepeser pun.

“Terima kasih banyak kepada Polres Gresik. Kami tidak menyangka prosesnya bisa secepat ini dan motor bisa kembali ke tangan kami tanpa ada biaya tambahan,” ungkap salah satu korban dengan lega.

Menutup kegiatan tersebut, AKBP Ramadhan Nasution mengimbau seluruh masyarakat Gresik untuk tetap meningkatkan kewaspadaan. Ia mengingatkan pentingnya penggunaan kunci ganda saat memarkir kendaraan dan memastikan kunci kontak tidak tertinggal di motor.

Bagi masyarakat yang menghadapi situasi darurat, Polres Gresik menyediakan layanan pengaduan yang aktif 24 jam. Masyarakat dapat menghubungi Call Center 110 (bebas pulsa) atau melalui pesan WhatsApp di nomor 0811-8800-2006.

Related posts