Cegah Diabetes dan Hipertensi Sejak Dini, BPJS Gresik Luncurkan Prolanis Muda

GRESIK, HeadlineJatim.com – BPJS Kesehatan Cabang Gresik meluncurkan inovasi Prolanis Muda sebagai upaya mencegah peningkatan kasus penyakit kronis, khususnya diabetes melitus dan hipertensi, pada kalangan usia produktif.

Program ini ditujukan bagi peserta BPJS Kesehatan berusia di bawah 45 tahun yang memiliki faktor risiko maupun telah terdiagnosis penyakit kronis.

Read More

Kepala BPJS Kesehatan Cabang Gresik, Janoe Tegoeh Prasetijo, mengatakan perubahan pola hidup masyarakat menjadi salah satu penyebab meningkatnya kasus penyakit tidak menular pada usia muda. Karena itu, langkah pencegahan dan pengendalian sejak dini dinilai sangat penting untuk menekan risiko komplikasi di masa mendatang.

“Melalui Prolanis Muda, kami ingin memastikan peserta usia produktif mendapatkan pendampingan kesehatan secara berkelanjutan. Fokus utama program ini adalah pencegahan agar kondisi kesehatan peserta tidak berkembang menjadi lebih berat,” ujarnya, Rabu (13/5).

Menurut Janoe, tanpa pengelolaan yang baik, penyakit kronis seperti hipertensi dan diabetes dapat memicu komplikasi serius, mulai dari stroke, serangan jantung, hingga gagal ginjal. Kondisi tersebut tentu berpotensi menurunkan produktivitas masyarakat usia kerja.

Dalam program Prolanis Muda, peserta akan mendapatkan layanan kesehatan komprehensif, mulai dari konsultasi rutin, pemantauan kondisi kesehatan, pemeriksaan laboratorium berkala, hingga edukasi pola hidup sehat. Selain itu, BPJS Kesehatan juga menggandeng fasilitas kesehatan untuk memberikan pendampingan aktivitas fisik melalui kegiatan senam bersama.

Sementara itu, Kepala Puskesmas Metatu, Rosaria Asna Yunani, menilai pola hidup tidak sehat seperti kurang tidur, minim aktivitas fisik, dan konsumsi makanan instan menjadi faktor utama meningkatnya kasus hipertensi dan diabetes pada usia muda.

 

Ia mengajak masyarakat, khususnya generasi muda, untuk lebih peduli terhadap kondisi kesehatannya dengan melakukan skrining sejak dini melalui aplikasi Mobile JKN maupun layanan Chat Vika/PANDAWA.

“Pencegahan adalah langkah paling penting. Jika hasil skrining menunjukkan adanya risiko tinggi, masyarakat bisa segera memeriksakan diri ke FKTP agar mendapatkan penanganan lebih cepat melalui Prolanis Muda,” jelasnya.

Untuk mengikuti program tersebut, peserta cukup melakukan skrining mandiri melalui aplikasi Mobile JKN. Peserta yang terindikasi berisiko atau telah terdiagnosis akan diarahkan mengikuti rangkaian layanan dalam program Prolanis Muda.

Melalui inovasi ini, BPJS Kesehatan Gresik berharap kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pencegahan penyakit kronis semakin meningkat sehingga generasi muda tetap sehat dan produktif di masa depan.

Related posts