Maling Jeruk Senilai Jutaan Rupiah di Banyuwangi Kepergok Warga Saat Subuh

Pelaku pencurian jeruk saat menunjukkan hasil buruannya.(Istimewa)

BANYUWANGI, HeadlineJatim.com — Aksi pencurian hasil pertanian kembali meresahkan warga di Kabupaten Banyuwangi. Seorang pria berinisial S (40), warga Kecamatan Cluring, diamankan massa setelah kepergok mencuri buah jeruk di area persawahan Dusun Bulurejo, Desa/Kecamatan Purwoharjo, Senin (27/4/2026) dini hari.

Read More

Terduga pelaku kini telah diserahkan ke Polsek Purwoharjo guna menjalani proses hukum lebih lanjut setelah tertangkap tangan sekitar pukul 03.15 WIB.

Kapolsek Purwoharjo, Iptu Agus Suhartono, membenarkan adanya penangkapan pelaku pencurian jeruk tersebut. Penangkapan bermula dari kecurigaan warga yang tengah melakukan pengamanan wilayah di sekitar lahan pertanian.

“Benar, ada dugaan tindak pidana pencurian buah jeruk. Terduga pelaku sempat diamankan warga sebelum akhirnya diserahkan ke anggota kami untuk diproses sesuai ketentuan hukum,” ujar Iptu Agus, Senin (27/4/2026).

Kronologi kejadian bermula saat seorang petugas pengairan sawah atau jogo tirto melihat gerak-gerik mencurigakan di area kebun jeruk milik warga sekitar pukul 03.00 WIB. Saksi kemudian segera berkoordinasi dengan perangkat desa setempat untuk melakukan pengecekan.

Saat mendatangi lokasi, warga menemukan satu unit sepeda motor Honda Grand yang dilengkapi keranjang di bagian belakang. Di dalam keranjang tersebut, ditemukan wadah besar berisi buah jeruk yang baru saja dipetik.

“Setelah dilakukan pemeriksaan awal di lokasi, terduga pelaku mengakui bahwa jeruk tersebut diambil dari kebun milik korban tanpa izin,” tambah Iptu Agus.

Korban diketahui bernama Syahrul Junaedi, warga Desa Bulurejo. Akibat aksi pencurian ini, korban ditaksir mengalami kerugian materiil mencapai Rp2.550.000.

Selain mengamankan pelaku, polisi juga menyita sejumlah barang bukti dan meminta keterangan dari para saksi di lokasi kejadian. Saat ini, penyidik tengah mendalami kemungkinan adanya keterlibatan pelaku dalam aksi serupa di lokasi lain.

“Kami mengimbau masyarakat untuk terus meningkatkan kewaspadaan, terutama di area perkebunan menjelang masa panen. Jika menemukan hal mencurigakan, segera lapor ke pihak berwajib agar tidak terjadi aksi main hakim sendiri,” pungkasnya.

Related posts