Pasutri di Gresik Meninggal Dunia dalam Kecelakaan di Ruas Jalur Pantura Duduksampeyan

GRESIK, headlinejatim.com– Kecelakaan tragis terjadi di ruas jalur Pantura, tepatnya di Desa Ambeng-ambeng Watangrejo, Kecamatan Duduksampeyan, Kabupaten Gresik, pada Minggu malam (8/7). Dua korban tewas dalam peristiwa tersebut adalah pasangan suami istri (pasutri) Darussalam (43) dan Siti Handayanik (42), warga Perum Griya Suci Permai (GSP), Blok F2-24, Kecamatan Manyar, Kabupaten Gresik. Keduanya meninggal dunia setelah sempat mendapatkan perawatan medis di RSUD Ibnu Sina Gresik.

Peristiwa bermula sekitar pukul 22.30 WIB, ketika pasangan suami istri ini sedang mengendarai mobil Nissan Grand Livina dengan nomor polisi S 1977 WO bersama anak mereka, Hanidya Myeisha Ramadhani (6) Melaju dari arah barat menuju timur.

Read More

Sesampainya di lokasi kejadian, mereka berusaha mendahului dump truk yang tidak dikenal dari sisi kiri. Namun, saat kembali ke jalur utama, pengemudi tak bisa menguasai kemudi dengan baik, hingga mobil tersebut oleng dan masuk ke jalur lawan.

Saat yang bersamaan, sebuah bus penumpang Jaya Utama, dengan nomor polisi L 7775 UV yang dikemudikan oleh Sundoko, datang dari arah berlawanan. Benturan keras pun tak dapat terhindarkan.

Akibat kecelakaan tersebut, Darussalam dan Siti Handayanik mengalami luka berat dan dilarikan ke RSUD Ibnu Sina Gresik, namun nyawa mereka tak dapat diselamatkan.

Sedangkan anak mereka, Myeisha Ramadhani, yang berada di dalam mobil tersebut mengalami luka ringan dan masih menjalani perawatan di rumah sakit.

Kanit Gakkum Satlantas Polres Gresik, Ipda Aswoko, menjelaskan bahwa kecelakaan ini terjadi di salah satu titik rawan kecelakaan atau black spot yang sering dijumpai di jalur Pantura. Ia juga menghimbau kepada para pengendara untuk lebih berhati-hati dan selalu mematuhi peraturan lalu lintas, terutama saat mendahului kendaraan lain.

“Pengemudi harus tetap konsentrasi saat melintas di jalur ini, karena rawan terjadi kecelakaan, terutama saat menyalip kendaraan,” ujar Ipda Aswoko.

Pihak kepolisian pun saat ini tengah melakukan penyelidikan lebih lanjut mengenai kejadian ini, sementara pihak keluarga korban telah mendapatkan pembinaan dan dukungan dari masyarakat sekitar.

Kecelakaan tersebut meninggalkan duka mendalam bagi keluarga besar korban dan masyarakat setempat, yang berharap kejadian serupa tidak terulang di masa mendatang.

Related posts