Imam Syafi’i saat menghitung uang koin.
JEMBER, HeadlineJatim.com – Ketekunan luar biasa ditunjukkan oleh Imam Syafi’i (58), seorang tukang bangunan asal Dusun Krajan Kulon, Desa Paleran, Kecamatan Umbulsari, Kabupaten Jember. Setelah 14 tahun konsisten menabung uang koin pecahan Rp1.000, ia kini bersiap melangkah ke Tanah Suci untuk menunaikan ibadah haji pada Mei 2026 mendatang.
Imam dijadwalkan berangkat dalam Kloter 91 bersama rombongan 27 warga desanya melalui KBIH As Suniyah Kencong. Menariknya, tabungan koin yang ia kumpulkan sejak tahun 2012 tersebut mencapai berat total 107 kilogram.
“Awalnya saya berpikir, kalau harus langsung punya uang puluhan juta rasanya berat. Jadi saya pilih menabung sedikit demi sedikit pakai uang koin Rp1.000,” ujar Imam saat ditemui di kediamannya, Minggu (26/4/2026).
Proses pengumpulan uang receh ini bermula saat Imam mendaftar haji 14 tahun silam. Untuk setoran awal, ia sempat menjual sebagian aset tanahnya. Namun, untuk melunasi sisa biaya pelunasan yang mencapai Rp58 juta, ia mengandalkan koin-koin yang disimpan rapi dalam toples plastik.
Uang koin tersebut terkumpul antara Rp20 juta hingga Rp22 juta. Uniknya, proses penghitungan uang koin seberat satu kuintal lebih itu memakan waktu dua hari dan melibatkan lima orang tetangganya.
“Waktu dihitung, uangnya sampai memenuhi satu ruangan. Saya pilih koin karena lebih aman. Istri saya dulu pernah menabung uang kertas, tapi rusak dimakan tikus,” imbuhnya.
Selama belasan tahun, Imam mengaku kerap menghadapi godaan untuk memakai uang tersebut guna kebutuhan konsumtif maupun membeli kendaraan. Namun, niat kuat untuk menyempurnakan rukun Islam kelima membuatnya tetap bergeming.
Ketekunan Imam ternyata menular kepada keluarganya. Sang istri, Nur Aini (54), kini turut mengikuti jejak suaminya menabung koin dan telah mendaftar haji pada 2025. Bahkan, anak-anak mereka yang sudah berkeluarga mulai membiasakan diri mengumpulkan uang receh untuk persiapan ibadah di masa depan.
Kini, Imam tengah mematangkan persiapan fisik dan mental melalui rangkaian manasik haji. Ia dijadwalkan berangkat ke asrama haji antara tanggal 13 hingga 14 Mei 2026.
“Pesan saya, jangan takut untuk daftar haji. Kalau sudah niat, pasti ada jalan. Sedikit demi sedikit lama-lama jadi banyak,” pungkas Imam dengan penuh syukur.






