Istri Korban Dibakar Suami di Banyuwangi Meninggal Dunia, Usai 19 Jam Dirawat

BANYUWANGI, HeadlineJatim.com Korban perempuan dalam kasus dugaan pembakaran oleh suami di Desa Wringinrejo, Kecamatan Gambiran, Banyuwangi, meninggal dunia setelah sempat menjalani perawatan intensif di RSUD Genteng. Korban berinisial N (56) mengembuskan napas terakhir usai dirawat sekitar 19 jam akibat luka bakar serius.

Korban sebelumnya mengalami luka bakar hampir di seluruh tubuh setelah diduga disiram bahan bakar lalu dibakar oleh suaminya sendiri pada Jumat (24/4/2026) malam.

Read More

Kasatreskrim Polresta Banyuwangi Kompol Lanang Teguh Pambudi mengatakan, pihaknya menerima kabar korban meninggal dunia pada Sabtu (25/4/2026) malam sekitar pukul 19.00 WIB.

“Saya mendapat informasi dari anggota yang berjaga di rumah sakit, korban dinyatakan meninggal dunia sekitar pukul tujuh malam,” ujar Lanang, Minggu (26/4/2026).

Menurut Lanang, penyebab pasti kematian masih menunggu pendalaman lebih lanjut. Namun korban diketahui mengalami luka bakar sangat berat hingga mencapai 100 persen.

Setelah dinyatakan meninggal, proses pembersihan dan pemulasaraan jenazah dilakukan di RSUD Genteng karena kondisi tubuh korban yang mengalami luka bakar parah.

“Pemulasaraan dilakukan di rumah sakit, kemudian jenazah dibawa ke rumah duka untuk disemayamkan,” jelasnya.

Pihak keluarga sebelumnya juga mengajukan permohonan agar garis polisi yang masih terpasang di rumah korban dibuka sementara, sehingga proses duka dan pemakaman dapat dilakukan.

Lanang menyebut aparat kepolisian turut mendampingi keluarga sejak proses pemulangan jenazah hingga pemakaman selesai digelar pada malam harinya.

“Kami minta anggota dan jajaran Polsek mendampingi sampai proses pemakaman selesai,” tambahnya.

Seiring meninggalnya korban, penyidik kini mempertimbangkan perubahan konstruksi hukum terhadap terduga pelaku yang juga suami korban. Polisi akan menyesuaikan pasal yang dikenakan berdasarkan perkembangan kasus dan hasil penyidikan lanjutan.

Sebelumnya, insiden memilukan itu terjadi di rumah pasangan tersebut di Desa Wringinrejo, Kecamatan Gambiran. Polisi menduga aksi pembakaran dipicu persoalan rumah tangga yang telah berlangsung lama.

Sementara itu, terduga pelaku masih menjalani perawatan intensif akibat luka bakar yang juga dialaminya. Polisi memastikan proses hukum tetap berjalan setelah kondisi pelaku memungkinkan untuk diperiksa lebih lanjut.

Related posts