Surabaya, headlinejatim.com– Suasana Hari Raya Idulfitri biasanya identik dengan libur panjang, namun tidak bagi jajaran Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN). Demi memastikan urusan tanah masyarakat tidak terhambat, Direktur Jenderal Pengendalian dan Penertiban Tanah dan Ruang (PPTR), Lampri, dan Direktur Jenderal Penanganan Sengketa dan Konflik Pertanahan (PSKP), Ilyas Tedjo Prijono, yang didampingi oleh Kepala Kantor Wilayah BPN Jawa Timur, Asep Heri, melakukan kunjungan kerja maraton ke sejumlah titik layanan di Jawa Timur pada Senin (23/3).
Dalam kunjungan tersebut, jajaran Kementerian ATR/BPN meninjau langsung operasional Layanan Pertanahan Terbatas Hari Raya di Kantor Pertanahan Kabupaten Gresik. Sebelumnya Dirjen PPTR, Lampri, sudah mengunjungi Kantah Kab. Nganjuk dan Kantah Kab. Mojokerto. Langkah ini diambil untuk memastikan bahwa posko layanan yang dibuka selama masa libur Lebaran benar-benar berjalan optimal.
Hadir juga Direktur Sinkronisasi Pemanfaatan Ruang, Prasetyo Wiranto, Kepala Bagian Tata Usaha Kanwil BPN Jatim, Kepala Bidang Pengendalian dan Penanganan Sengketa, serta jajaran Kanwil BPN Jatim.
Dirjen Lampri menegaskan bahwa kehadiran negara dalam urusan pertanahan tidak boleh berhenti, terutama bagi masyarakat yang hanya memiliki waktu luang di masa mudik.
“Kami ingin memastikan bahwa semangat melayani tetap berjalan. Masyarakat yang sedang pulang kampung atau yang memiliki urusan mendesak harus tetap mendapatkan pelayanan yang terbaik, cepat, dan transparan,” ujarnya.
Dirjen Ilyas Tedjo juga memeriksa langsung kehadiran petugas piket dan memastikan fasilitas pendukung layanan tetap berfungsi normal. Pihaknya juga mengapresiasi atas loyalitas pada saat libur lebaran.
“Kami menindaklanjuti perintah Pak Menteri untuk melakukan monitoring dan evaluasi terkait layanan terbatas di Hari Raya ini. Antusias masyarakat untuk datang ke Kantor Pertanahan terbukti ada.”ujarnya.
Kantor pertanahan dinilai sigap dalam mengantisipasi lonjakan pertanyaan atau permohonan informasi dari masyarakat selama cuti bersama. Para Dirjen menekankan bahwa meskipun layanan bersifat ‘terbatas’ karena hari raya, standar kualitasnya tidak boleh turun sedikit pun.
Kepala Kantor Wilayah BPN Jatim, Asep Heri, menyatakan bahwa layanan terbatas ini telah ia siapkan jauh hari dan memerintahkan kepada seluruh Kantor Pertanahan di Jawa Timur untuk membagi piket pada layanan terbatas ini.
“Sudah kami interuksikan kepada Kantor Pertanahan untuk siap dan membagi petugas piket pada layanan terbatas ini. Ini juga merupakan komitmen Kementerian ATR/BPN khususnya Kantor Pertanahan di Jawa Timur untuk tidak membatasi layanannya.”ujarnya.
Pihaknya juga menjelaskan hari ini akan dilakukan kunjungan secara maraton setelah dari Kantah Kab. Gresik akan lanjut Kantah Kota Surabaya I dan Kantah Kota Surabaya II.
Kunjungan ini menjadi bukti nyata bahwa kendali dan penertiban bukan hanya soal administrasi, tetapi juga memastikan kepuasan publik di lapangan secara langsung. Dengan adanya layanan terbatas ini, diharapkan tidak ada lagi penumpukan berkas pasca-libur Lebaran, sehingga seluruh layanan dapat berjalan lancar./adv






