Banyuwangi, HeadlineJatim.com – Operasi pasar elpiji 3 kilogram yang digelar Pemkab Banyuwangi di Kecamatan Genteng diserbu warga. Sebanyak 560 tabung gas melon yang disiapkan langsung habis dalam waktu kurang dari dua jam, Rabu (18/3/2026).
Sejak pagi, ratusan warga sudah memadati lokasi di Pendopo Kecamatan Genteng. Bahkan, sebagian warga rela datang sejak subuh demi mendapatkan gas bersubsidi tersebut.
Camat Genteng Satrio, mengatakan operasi pasar yang dibuka pukul 08.30 WIB langsung diserbu warga dan stok cepat habis.
“Operasi pasar dibuka pukul 08.30 WIB, dan tidak sampai dua jam, sekitar pukul 10.00 WIB, sebanyak 560 tabung sudah habis,” ujar Satrio.
Ia menegaskan, distribusi gas dalam operasi pasar ini diprioritaskan untuk warga Kecamatan Genteng. “Ya, ini khusus untuk warga Genteng,” tegasnya.
Salah satu warga, Lasiyem (55) asal Desa Kembiritan, mengaku bersyukur bisa mendapatkan satu tabung gas dengan harga sesuai HET, yakni Rp 18 ribu.
Ia mengaku harus mengantre sejak pukul 06.00 WIB demi mendapatkan gas untuk kebutuhan menjelang Idulfitri.
“Alhamdulillah dapat satu. Ini buat persiapan Lebaran. Saya antre dari jam enam pagi,” ujarnya.
Menurut Lasiyem, meski harus menunggu lama, ia tidak mempermasalahkan karena sebelumnya kesulitan mendapatkan gas melon.
“Sudah lima hari ini susah cari gas. Kalau pun ada harganya sampai Rp 25 ribu. Jadi ini sangat membantu,” katanya.
Hal serupa disampaikan, Misnati (62), warga Desa Genteng Wetan. Ia juga bersyukur akhirnya mendapatkan gas setelah mengantre sejak pagi.
“Tadi antre lama, tapi akhirnya dapat satu tabung. Yang penting bisa buat kebutuhan di rumah,” ujarnya.
Meski begitu, tidak semua warga beruntung. Banyak warga lainnya harus pulang dengan tangan kosong karena stok gas sudah habis terlebih dahulu.
Selain keterbatasan jumlah, pembelian juga diprioritaskan bagi warga setempat. Sejumlah warga dari luar Kecamatan Genteng dilaporkan tidak kebagian karena stok sudah habis.
Pemerintah setempat berencana kembali menyalurkan gas melon dengan jumlah hampir sama pada malam hari. Langkah ini diharapkan bisa membantu memenuhi kebutuhan masyarakat yang dalam beberapa hari terakhir kesulitan mendapatkan elpiji 3 kilogram.






