Sahurun 30K Magetan, Ratusan Pelari Lintasi Rute Ikonik dalam Pengawalan Polres Magetan

Kapolres Magetan AKBP Raden Erik melepas peserta Sahurun 30K Magetan di depan Pasar Baru.(Biro Humas)

Magetan, HeadlineJatim.com– Semangat olahraga tetap membara di bulan suci Ramadan. Sebanyak 220 pelari dari berbagai daerah memadati jalanan Kabupaten Magetan dalam ajang lari malam bertajuk Sahurun 30K Magetan, Sabtu (7/3/2026) malam.

Read More

Kegiatan yang diinisiasi oleh Komunitas Playon Magetan ini mengambil titik start dan finish di depan Toko Rapi Elektronik, kawasan Utara Pasar Baru Magetan. Mengingat jarak tempuh yang cukup menantang yakni 30 kilometer, Polres Magetan memberikan dukungan penuh mulai dari perizinan hingga pengamanan ketat di sepanjang rute.

Rute Menantang hingga Kawasan Sarangan

Para peserta tidak hanya berlari di area perkotaan. Rute sejauh 30 km tersebut melintasi sejumlah jalan protokol seperti Jalan Jenderal Sudirman dan Jalan Basuki Rahmat, bahkan hingga menyentuh kawasan wisata ikonik Sarangan sebelum kembali ke pusat kota.

Kapolres Magetan, AKBP Raden Erik Bangun Prakasa, hadir langsung untuk melepas para pelari. Ia mengapresiasi inisiatif komunitas dalam menghidupkan kegiatan positif di malam hari selama Ramadan 1447 H.

“Kami mewakili Forkopimda Magetan mengucapkan terima kasih kepada para atlet yang telah memeriahkan Sahurun 30K ini. Polres Magetan akan terus mendukung dan memfasilitasi kegiatan olahraga komunitas, selama tetap mengutamakan keselamatan dan ketertiban umum,” ujar AKBP Raden Erik dalam sambutannya.

Komitmen Pengamanan dan Tren Lari Malam

Kepolisian memastikan seluruh jalur yang dilewati pelari mendapatkan pengaturan lalu lintas yang memadai. Berdasarkan pantauan di lapangan, kegiatan berlangsung aman dan tertib hingga peserta terakhir memasuki garis finis menjelang waktu sahur.

Dukungan kepolisian terhadap komunitas lari bukan kali ini saja terjadi. Sebelumnya, Polres Magetan juga mengawal kegiatan serupa di wilayah Kecamatan Barat dan Maospati. Bahkan, AKBP Raden Erik membocorkan rencana untuk menggelar ajang Fun Run dalam rangka menyambut Hari Bhayangkara mendatang.

Tren Olahraga di Bulan Ramadan

Fenomena Sahur Run kini memang tengah menjadi tren di kota-kota besar seperti Surabaya dan Malang. Aktivitas ini dinilai sebagai alternatif gaya hidup sehat sekaligus sarana silaturahmi antar-komunitas di malam hari.

Meningkatnya partisipasi masyarakat dalam olahraga lari sejak tahun 2022 menunjukkan kesadaran kesehatan yang makin tinggi. Dengan fasilitasi dari pihak keamanan, kegiatan seperti Sahurun 30K Magetan diharapkan dapat terus berkembang menjadi ajang rutin yang mampu menarik wisatawan melalui sport tourism.

Related posts