Bernardo Tavares memimpin sesi latihan tim.(Official Persebaya)
Surabaya, HeadlineJatim.com — Pelatih Persebaya Surabaya, Bernardo Tavares, menilai laga menghadapi Persib Bandung pada pekan ke-24 Super League 2025/26 bukan sekadar pertarungan strategi di lapangan. Menurutnya, pertandingan yang akan digelar di Stadion Gelora Bung Tomo, Senin (2/3) malam WIB itu justru menjadi ujian besar dari sisi stamina dan kekuatan mental para pemain.
Bajol Ijo menghadapi pertandingan ini dengan jadwal yang cukup padat dalam beberapa pekan terakhir. Rentetan laga yang berdekatan membuat tim pelatih harus bekerja ekstra dalam menjaga kondisi fisik pemain agar tetap berada di level optimal.
Tavares menegaskan bahwa menjaga intensitas permainan sepanjang pertandingan bukan perkara mudah. Ia menargetkan anak asuhnya mampu mempertahankan performa stabil setidaknya pada fase-fase krusial pertandingan.
Menurut pelatih asal Portugal tersebut, keseimbangan permainan menjadi fokus utama. Ia ingin Persebaya tetap agresif saat menyerang namun tidak kehilangan organisasi ketika bertahan, terutama menghadapi tim sekelas Persib yang memiliki kualitas merata di setiap lini.
Persiapan tim pun difokuskan pada peningkatan transisi permainan serta respons cepat ketika kehilangan bola. Aspek ini dinilai penting mengingat lawan memiliki pengalaman dan kemampuan memanfaatkan kesalahan sekecil apa pun.
Tavares juga menekankan pentingnya disiplin sepanjang laga. Baginya, kebugaran bukan hanya soal kekuatan fisik, tetapi juga kemampuan pemain menjaga konsentrasi dan mengambil keputusan tepat di bawah tekanan pertandingan besar.
Atmosfer Gelora Bung Tomo diprediksi kembali menjadi faktor penting. Dukungan penuh dari Bonek dan Bonita diyakini mampu memberi suntikan motivasi tambahan bagi para pemain Persebaya untuk tampil maksimal.
Laga kontra Persib pun dipandang sebagai momentum pembuktian konsistensi Bajol Ijo sekaligus kesempatan mempertahankan tren positif di hadapan publik sendiri.






