Dominasi Kejurprov MMA Jatim 2026, Kontingen Brimob Polda Jatim Borong 12 Medali

SURABAYA, HeadlineJatim.com — Kontingen IBCA MMA Satuan Brimob Polda Jawa Timur sukses mengukir prestasi gemilang dalam Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) IBCA MMA Jatim 2026. Bertanding di GOR Pancasila Surabaya, tim elit ini berhasil memboyong total 12 medali, yang terdiri dari 4 emas, 6 perak, dan 2 perunggu pada Minggu (3/5/2026).

Dalam ajang bergengsi ini, Satbrimob Polda Jatim menurunkan 12 atlet terbaiknya yang bernaung di bawah Brigade Pratama Fighting Camp.

Read More

Empat medali emas yang menjadi kebanggaan tim diraih oleh Lucky Defriyan, Dhimas Fariz Sebastyan, Aghsa Sinar, dan Arya Eko Saputro. Dominasi para personel ini menunjukkan kualitas pembinaan fisik dan teknik yang intensif di lingkungan kesatuan.

Komandan Satuan (Dansat) Brimob Polda Jatim, Kombes Pol Suryo Sudarmadi, memberikan apresiasi tinggi atas capaian tersebut. Menurutnya, keberhasilan ini membuktikan bahwa personel muda Brimob memiliki mental kompetitif yang luar biasa.

“Saya sangat mengapresiasi capaian ini. Atlet-atlet Brimob yang mayoritas masih berusia muda mampu menunjukkan prestasi membanggakan dan performa kompetitif di atas ring,” ujar Kombes Pol Suryo, Senin (4/5/2026).

Wadah Penjaringan Atlet Potensial

Lebih lanjut, Kombes Pol Suryo berharap kejuaraan serupa dapat terus digelar secara rutin. Hal ini dinilai penting sebagai sarana menjaring bibit-bibit atlet potensial yang mampu bersaing di level yang lebih tinggi, baik nasional maupun internasional.

Senada dengan hal tersebut, Koordinator Tim MMA Satbrimob Polda Jatim, Bripda Alexandro Tatim, menyebut keberhasilan timnya merupakan buah dari kedisiplinan dan dukungan penuh dari pimpinan.

“Terima kasih atas dukungan penuh pimpinan dan kerja keras seluruh tim. Dukungan ini menjadi motivasi utama kami sehingga bisa memberikan hasil maksimal bagi kesatuan,” ungkap Bripda Tatim.

Keberhasilan di Kejurprov MMA 2026 ini semakin memperkuat posisi Satbrimob Polda Jatim dalam pembinaan olahraga bela diri, sekaligus menjadi modal berharga bagi para atlet untuk menatap turnamen nasional di masa depan.

Related posts