MPLS Inovatif, SLB Harapan Bunda Surabaya Ajak Siswa Belajar Sejarah di Koarmada II

SURABAYA, HeadlineJatim.com — Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Tahun Ajaran 2026 di SLB Harapan Bunda Surabaya diwarnai dengan metode pembelajaran yang kreatif dan menyenangkan. Sekolah luar biasa ini menggelar program Outdoor Learning Class dengan mengajak para siswanya mengunjungi Markas Koarmada II dan Museum Surabaya di Gedung Siola, Kamis (16/7/2026).

Kegiatan edukatif tersebut sengaja dirancang untuk menghadirkan pengalaman belajar langsung di luar ruang kelas. Tujuannya adalah guna mengenalkan dunia profesi sejak dini sekaligus menumbuhkan kecintaan anak-anak berkebutuhan khusus terhadap nilai-nilai sejarah dan budaya bangsa.

Read More

Saat bertandang ke Mako Koarmada II, para siswa mendapat kesempatan berharga untuk mengenal lebih dekat profesi prajurit TNI Angkatan Laut (AL) beserta alutsista dan perannya dalam menjaga kedaulatan maritim NKRI.

Sementara di destinasi kedua, yakni Museum Surabaya, peserta mengikuti sesi pembelajaran interaktif mengenai sejarah perkembangan Kota Pahlawan. Langkah ini selaras dengan program Kementerian Kebudayaan yang aktif mendorong museum sebagai ruang belajar yang inklusif, edukatif, dan ramah bagi anak.

Ekosistem Pendidikan Kolaboratif Melibatkan Wali Murid

Kegiatan luar kelas ini diikuti secara antusias oleh 55 peserta yang terdiri dari jajaran siswa, guru pendamping, hingga para wali murid.

Keterlibatan aktif orang tua di lapangan menjadi bagian dari visi SLB Harapan Bunda Surabaya dalam membangun ekosistem pendidikan yang kolaboratif. Sinergi ini memastikan sekolah, keluarga, dan instansi luar dapat berjalan beriringan dalam mendukung tumbuh kembang serta kemandirian anak.

Komitmen Pembelajaran Kontekstual Sejak Dini

Kepala SLB Harapan Bunda Surabaya, Satria Wicaksana, menegaskan bahwa agenda Outdoor Learning Class ini merupakan bentuk komitmen riil sekolah dalam menyajikan sistem pembelajaran yang kontekstual dan berbasis pada pengalaman nyata (experiential learning).

“Melalui kegiatan ini, anak-anak tidak hanya mengenal berbagai profesi dan warisan budaya, tetapi juga belajar berinteraksi dengan lingkungan, menumbuhkan rasa percaya diri, serta mengembangkan karakter dan kemandirian melalui pengalaman langsung. Kami berharap pengalaman ini menjadi awal yang menyenangkan untuk menumbuhkan semangat belajar dan memperluas wawasan mereka,” pungkas Satria Wicaksana.

Melalui terobosan MPLS bernilai edukatif tinggi ini, SLB Harapan Bunda Surabaya bertekad untuk terus melahirkan program-program pembelajaran yang inovatif, inklusif, dan kolaboratif demi memberikan ruang berkembang yang setara bagi setiap peserta didik.

Related posts