LUMAJANG, HeadlineJatim.com — Bupati Lumajang, Indah Amperawati, secara resmi membuka Musyawarah Daerah (Musda) Dekopinda Kabupaten Lumajang di Pendopo Arya Wiraraja, Kamis (30/4/2026). Dalam forum strategis tersebut, Bupati menegaskan komitmennya untuk membawa sektor ekonomi kerakyatan di Lumajang menjadi lebih modern dan berdaya saing global.
Bupati yang akrab disapa Bunda Indah ini menyatakan bahwa koperasi dan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) adalah pilar utama ekonomi daerah. Namun, tantangan dinamika ekonomi global saat ini menuntut para pelaku usaha untuk tidak sekadar bertahan, melainkan bertransformasi secara total.
“Koperasi dan UMKM adalah tulang punggung ekonomi rakyat. Sektor ini harus semakin kuat, modern, dan mampu beradaptasi dengan teknologi agar benar-benar bisa membawa UMKM Lumajang naik kelas,” tegas Bunda Indah, Jumat (1/5/2026).
4 Fokus Utama Transformasi Ekonomi
Guna mewujudkan visi tersebut, Pemerintah Kabupaten Lumajang menetapkan empat sektor utama yang menjadi arah kebijakan ke depan:
- Akselerasi Digitalisasi: Mendorong koperasi dan UMKM memanfaatkan platform e-commerce, marketplace, serta sistem pembayaran non-tunai (cashless) untuk memperluas jangkauan pasar hingga ke luar daerah.
- Peluang Akses Permodalan: Memperkuat kolaborasi dengan lembaga keuangan untuk memfasilitasi penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR), dana bergulir daerah, serta skema pembiayaan inklusif bagi pelaku usaha kecil.
- Inovasi dan Kapasitas SDM: Memberikan pelatihan berkelanjutan terkait manajemen usaha, pengemasan produk (packaging), penguatan branding, hingga pemenuhan standardisasi mutu seperti sertifikasi Halal dan SNI.
- Perluasan Jaringan Pemasaran: Membuka akses bagi koperasi dan UMKM agar masuk ke dalam rantai pasok industri besar serta memfasilitasi keikutsertaan dalam pameran berskala nasional maupun internasional.
Bunda Indah berharap, melalui empat langkah konkret ini, koperasi dan UMKM tidak lagi dipandang sebelah mata, melainkan menjadi motor penggerak ekonomi yang tangguh dan berkelanjutan.
“Disiplin dalam inovasi dan manajemen adalah kunci. Pemerintah daerah akan hadir memberikan pendampingan agar fondasi ekonomi di Lumajang semakin kokoh,” pungkasnya.






