Menuju World Class University, Prodi AP Umsida Pacu Inovasi Kurikulum Berstandar Internasional

SIDOARJO, HeadlineJatim.com — Program Studi (Prodi) Administrasi Publik (AP) Universitas Muhammadiyah Sidoarjo (Umsida) terus melakukan akselerasi menuju World Class University. Langkah strategis ini diwujudkan melalui rangkaian kegiatan Visiting Professor dan Curriculum Benchmarking berskala internasional, Kamis (23/04/2026).

Kegiatan yang berlangsung di Kampus Umsida ini menghadirkan jajaran pakar dari luar negeri, di antaranya Madlyn D. Tingco, Kenneth Lee Tze Wui, dan Zshyna Mae V. Ahmed, untuk membedah tema penguatan institusi publik melalui tata kelola dan hukum administrasi.

Read More

Wakil Rektor 1 Umsida, Hana Catur Wahyuni, menegaskan bahwa kolaborasi global ini bukan sekadar seremoni akademik. Menurutnya, inovasi kurikulum merupakan jantung dari penguatan kapasitas dosen dan mahasiswa sebelum institusi mampu bersaing di kancah dunia.

“Kami mendorong implementasi case-based learning di mana mahasiswa terlibat langsung dalam mendeskripsikan solusi kebijakan. Hasil dari diskusi ini harus menjadi tindak lanjut nyata bagi kualitas universitas,” ujar Hana dalam sambutannya di Aula K.H. Mas Mansyur, Sidoarjo.

Dalam sesi pemaparan, Madlyn D. Tingco membagikan kisah sukses perencanaan strategis di Calasiao, Filipina. Wilayah yang dulunya rawan banjir berhasil ditransformasi menjadi kawasan tangguh melalui integrasi data kebijakan yang partisipatif.

Senada dengan itu, Kenneth Lee Tze Wui menyoroti pentingnya teknologi digital dalam membangun komunitas inklusif di Asia Tenggara. Sementara dari perspektif lokal, akademisi Umsida Lailul Mursyidah menekankan pentingnya literasi digital dan transparansi anggaran desa melalui sistem SISKEUDES guna mencegah penyalahgunaan dana.

Ketua Prodi AP Umsida, Ilmi Usrotin Choiriyah, menambahkan bahwa universitas kini tengah menyiapkan peta jalan (roadmap) internasionalisasi yang konkret. Salah satu yang diunggulkan adalah metode lab-based learning yang sudah diterapkan di Umsida.

“Kami siap mendorong program internship (magang) internasional, riset kolaborasi, hingga publikasi ilmiah bersama. Pendekatan laboratorium kami, termasuk metode role play pelayanan publik, mendapat apresiasi positif dari para pakar internasional,” ungkap Ilmi.

Sebagai hasil kesepakatan, Umsida dan para mitra internasional akan memulai sejumlah program kolaborasi strategis, termasuk pengembangan joint research isu tata kelola pemerintahan, online short class, hingga persiapan seminar internasional besar pada tahun 2027 mendatang.

Langkah progresif ini mempertegas komitmen Umsida untuk menjadi perguruan tinggi yang adaptif dan memiliki daya saing global di wilayah Jawa Timur.

Related posts