Semangat Kartini Muda dari Kediri, Jocelyn dan Jesselyn Dobrak Batas Pendidikan Matematika Dunia bagi Siswa Daerah

KEDIRI, HeadlineJatim.com – Semangat emansipasi Raden Ajeng Kartini dalam dunia pendidikan terpancar nyata dari dua remaja asal Kediri, Jawa Timur. Jocelyn Cheryl Setiobudi (16) dan adiknya, Jesselyn Michelle Setiobudi (15), sukses mendobrak keterbatasan akses pendidikan melalui organisasi nirlaba yang mereka gagas, Future Minds IDN.

Organisasi ini didirikan sebagai jembatan bagi siswa di kota-kota kecil Indonesia agar mampu bersaing di kancah olimpiade matematika global. Jesselyn, yang merupakan peraih penghargaan bergengsi “Top in the World for Mathematics IGCSE” pada Juni 2025, bertindak sebagai Executive Director bersama sang kakak, Jocelyn.

Read More

“Kami melihat banyak siswa berbakat di daerah yang memiliki potensi besar, namun terhambat akses pelatihan yang tepat. Future Minds IDN hadir secara gratis untuk menjembatani gap tersebut,” ujar Jesselyn saat dikonfirmasi, Selasa (21/4/2026).

Melalui wadah ini, kedua “Kartini Muda” tersebut memberikan pembinaan intensif, mulai dari strategi olimpiade hingga latihan soal interaktif tingkat lanjut. Tujuannya jelas: membuka peluang beasiswa internasional bagi talenta muda daerah yang selama ini minim informasi.

Tak hanya pembinaan daring, kolaborasi kakak-beradik ini juga menyentuh akar rumput melalui workshop luring (offline) bertajuk Math Games & Fun Learning. Program ini menyasar siswa usia dini guna membangun pola pikir logis, analitis, dan kreatif sejak dini.

Pergerakan Future Minds IDN semakin kuat dengan dukungan tim berprestasi lainnya, seperti Alden Onggowarsito, Chloe Hidayat, dan Cedric Gunawan sebagai co-founder. Selain itu, mentor berpengalaman seperti Fieveliona Wijaya dan Nadine Gunawan yang memiliki rekam jejak di ajang internasional seperti World Mathematical Invitational (WMI) dan International Junior Mathematics Olympiad (IJMO), turut memperkuat pondasi organisasi ini.

Dalam perjalanannya, Future Minds IDN aktif menjalin interaksi langsung dengan sekolah-sekolah untuk memperkenalkan dunia olimpiade sejak dini. Jesselyn menegaskan bahwa gerakan ini bukan sekadar proyek musiman, melainkan investasi jangka panjang untuk masa depan bangsa.

“Kami ingin menciptakan dampak di mana siswa Indonesia lebih percaya diri dan memiliki daya saing global. Ke depan, kami menargetkan ekspansi program ke lebih banyak wilayah di Indonesia agar semakin banyak talenta muda yang mengharumkan nama bangsa,” pungkasnya

Related posts