Geger Ledakan Tengah Malam di Jelbuk Jember, Warung Gorengan Ludes Terbakar

JEMBER, HeadlineJatim.com– Suasana senyap di Dusun Siwanlor, Desa Panduman, Kecamatan Jelbuk, Kabupaten Jember, mendadak berubah menjadi kepanikan luar biasa pada Jumat (27/3/2026) dini hari. Sebuah suara ledakan keras yang bersumber dari warung gorengan memicu kebakaran hebat yang mengagetkan warga sekitar.

​Kobaran api yang muncul tak lama setelah ledakan membuat warga berhamburan keluar rumah. Mereka khawatir si jago merah merembet ke bangunan pemukiman padat di wilayah RT 03 RW 02 tersebut.

Read More

​Peristiwa kebakaran ini pertama kali dilaporkan oleh warga bernama Lilik Fitria kepada Mako A Damkar Pemkab Jember pada pukul 00.56 WIB. Menunjukkan kesiapsiagaan tinggi, tim pemadam kebakaran langsung bergerak hanya satu menit setelah laporan diterima.

​Satu unit mobil pemadam dengan tujuh personel dikerahkan menuju lokasi kejadian. Anggota Mako A Damkar Pemkab Jember, Aris Setiawan, menjelaskan bahwa tim tiba di lokasi sekitar pukul 01.10 WIB dan langsung melakukan lokalisir api.

​“Begitu tiba, kami langsung melakukan asesmen cepat. Api sudah cukup besar saat kami datang, sehingga fokus utama adalah pemadaman agar tidak merembet ke rumah warga lainnya,” ujar Aris, Jumat pagi.

​Petugas membutuhkan waktu sekitar 13 menit untuk menjinakkan api secara total. Pada pukul 01.23 WIB, area warung milik Ibu Hayati tersebut dinyatakan aman. Meski bangunan warung mengalami kerusakan serius, beruntung tidak ada korban jiwa maupun luka dalam insiden ini.

​Dugaan sementara, kebakaran dipicu oleh ledakan kompor gas. Namun, petugas masih mendalami apakah ledakan terjadi karena kebocoran awal atau akibat suhu panas saat api sudah membesar.

​“Informasi dari warga memang ada suara ledakan keras. Kemungkinan besar dari tabung gas, entah bocor atau api lebih dulu menyambar lalu mengenai tabung hingga meledak,” tambahnya

​Sutono (53), salah satu warga yang tinggal di dekat lokasi, mengaku sangat terkejut dengan suara dentuman tersebut. Ia sempat mengira ada kejadian besar yang membahayakan keluarganya.

​“Saya kaget sekali, tiba-tiba ada suara ‘dug’ yang sangat keras. Begitu saya intip keluar, api sudah membumbung tinggi dari warung. Warga langsung teriak-teriak keluar semua,” ungkap Sutono.

​Berkat respons cepat petugas, api berhasil dikendalikan sebelum menyentuh dinding rumah penduduk. Hingga saat ini, pihak berwenang masih melakukan pendataan total kerugian materiil serta penyelidikan lebih lanjut untuk memastikan penyebab pasti kebakaran.

Related posts