Okupansi Naik 160 Persen, KAI Resmi Luncurkan KA Pandalungan 2 Rute Jember-Gambir PP

Peluncuran Perdana KA Pandalungan 2 di Stasiun Jember.

JEMBER, HeadlineJatim.com– PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 9 Jember resmi meluncurkan Kereta Api (KA) Pandalungan 2 relasi Jember–Gambir pulang-pergi (PP), Kamis (18/6/2026). Kehadiran layanan baru tersebut menjadi jawaban atas meningkatnya kebutuhan masyarakat akan moda transportasi yang aman, nyaman, dan terhubung langsung dari wilayah Tapal Kuda menuju Jakarta.

Read More

Perjalanan perdana KA Pandalungan 2 dilepas dari Stasiun Jember pukul 09.05 WIB dengan tujuan akhir Stasiun Gambir, Jakarta, yang dijadwalkan tiba pada pukul 22.03 WIB. Sementara untuk arah sebaliknya, kereta berangkat dari Stasiun Gambir pukul 09.25 WIB dan tiba di Jember pukul 23.20 WIB.

Vice President Daop 9 Jember, Hengky Prasetyo, mengatakan peluncuran KA Pandalungan 2 dilakukan untuk menambah kapasitas layanan sekaligus memberikan lebih banyak pilihan jadwal perjalanan bagi masyarakat yang hendak menuju ibu kota maupun sejumlah kota besar di Pulau Jawa.

“Alhamdulillah hari ini kita sudah menyaksikan launching KA Pandalungan 2 dan berjalan dengan lancar. Ini merupakan layanan dua arah, dari Jember ke Jakarta maupun dari Jakarta ke Jember. Kami optimistis ke depan, terutama saat akhir pekan dan libur sekolah, kinerjanya akan semakin baik,” ujar Hengky usai pelepasan kereta perdana.

Menurut Hengky, tingginya minat masyarakat terhadap layanan KA Pandalungan menjadi salah satu alasan utama penambahan perjalanan tersebut. Sepanjang tahun 2025, KA Pandalungan telah melayani sebanyak 409.200 pelanggan. Sementara pada periode Januari hingga Mei 2026, jumlah pelanggan mencapai 173.977 orang atau meningkat 5,31 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya yang tercatat sebanyak 165.197 pelanggan.

Antusiasme masyarakat juga terlihat pada hari pertama pengoperasian KA Pandalungan 2. Hingga pukul 06.00 WIB pada hari keberangkatan, tingkat okupansi perjalanan Jember–Gambir tercatat mencapai 160 persen. Sementara jumlah penumpang yang naik dari wilayah Daop 9 Jember telah mencapai sekitar 50 persen dari kapasitas yang tersedia.

“Ini sungguh luar biasa, apalagi hari ini masih hari Kamis. Untuk perjalanan perdana, okupansi secara keseluruhan sudah mencapai 160 persen. Ini menunjukkan kebutuhan perjalanan dari Jember menuju Jakarta dan kota-kota lainnya masih sangat tinggi,” kata Hengky.

KA Pandalungan 2 menggunakan rangkaian delapan kereta eksekutif stainless steel dengan total kapasitas 400 tempat duduk. Kereta ini akan melintasi sejumlah kota strategis di jalur utara Pulau Jawa, mulai dari Lumajang, Probolinggo, Surabaya, Cepu, Semarang, Cirebon hingga Jakarta, sehingga memperkuat konektivitas masyarakat tanpa perlu berganti moda transportasi.

Untuk tarif normal, tiket KA Pandalungan 2 dibanderol Rp750 ribu. Khusus pada momentum peluncuran perdana, KAI memberikan promo potongan harga sebesar 30 persen bagi pelanggan yang membeli tiket keberangkatan pertama.

Hengky menilai kehadiran KA Pandalungan 2 tidak hanya memberikan kemudahan mobilitas masyarakat, tetapi juga berpotensi mendorong pertumbuhan ekonomi daerah. Menurutnya, peningkatan arus penumpang dapat memberikan dampak positif bagi sektor perdagangan, UMKM, transportasi lanjutan, kuliner, pendidikan hingga pariwisata di wilayah yang dilalui kereta tersebut.

“Harapannya KA Pandalungan 2 bisa memberikan multiplier effect terhadap perekonomian, terutama di Jember. Dengan konektivitas yang semakin baik, akses masyarakat ke berbagai kota besar menjadi lebih terbuka dan dapat mendukung pertumbuhan ekonomi daerah,” ujarnya.

Hal senada disampaikan Staf Ahli Bidang Pemerintahan, Hukum dan Politik Pemkab Jember, Hary Agus Triono. Mewakili Bupati Jember Muhammad Fawait, ia menyambut baik penambahan layanan kereta api tersebut karena dinilai mampu meningkatkan aksesibilitas dan konektivitas Jember dengan berbagai daerah di Pulau Jawa.

“Ini memberikan tambahan alternatif transportasi sekaligus kemudahan mobilitas bagi warga Jember maupun masyarakat dari kota-kota lain yang dilalui jalur kereta api. Kami berharap kehadiran KA Pandalungan 2 dapat memberikan dampak positif bagi sektor pariwisata, pendidikan, dan ekonomi sejalan dengan semangat Jember Baru dan Jember Maju,” kata Hary.

Related posts