Dua Bersaudara Tergulung Ombak di Pantai Sruni Payangan Jember, Belum Ditemukan

JEMBER, HeadlineJatim.com– Dua saudara kandung hilang setelah terseret ombak saat berwisata di Pantai Sruni Payangan, Dusun Watuulo, Desa Sumberejo, Kecamatan Ambulu, Kabupaten Jember, Sabtu siang (30/5/2026) kemarin. Hingga Sabtu petang, keduanya masih belum ditemukan dan proses pencarian akan dilanjutkan oleh tim SAR gabungan.

Korban diketahui bernama Barokatul Hidayat (27) dan Rifki Abdullah (22), warga Dusun Karang Kebon, Desa Suci, Kecamatan Panti, Kabupaten Jember. Keduanya merupakan saudara kandung yang datang ke kawasan wisata pantai tersebut untuk berlibur.

Read More

Berdasarkan informasi yang dihimpun, peristiwa itu terjadi sekitar pukul 13.00 WIB. Saat itu kedua korban sedang mandi di tepi Pantai Sruni Payangan. Namun secara tiba-tiba ombak besar datang menghantam lokasi tempat mereka bermain air.

Kuatnya arus dan gelombang laut membuat kedua korban terseret ke tengah laut. Warga dan pengunjung yang mengetahui kejadian tersebut sempat berupaya memberikan pertolongan, namun korban terlanjur terbawa arus dan hilang dari pandangan.

Kapolsek Ambulu AKP Solikhan Arief mengatakan pihaknya bersama sejumlah unsur terkait langsung mendatangi lokasi setelah menerima laporan kejadian. Tim gabungan kemudian melakukan pencarian dan penyisiran di sekitar lokasi korban terakhir terlihat.

“Dua korban terseret ombak saat mandi di tepi pantai. Hingga saat ini korban masih dalam proses pencarian oleh tim SAR gabungan bersama relawan dan warga sekitar,” ujar Arief saat dikonfirmasi sejumlah wartawan, Minggu (31/5/2026).

Dari kejadian tersebut, lanjutnya, proses pencarian para korban dilanjutkan hari ini. Proses pencarian korban juga dibantu sejumlah personel dan tim penyelamat dari Kantor Pencarian dan Pertolongan Banyuwangi melalui Pos SAR Jember.

“Tim rescue tiba di lokasi sekitar pukul 17.30 WIB kemarin sore, dan langsung melaksanakan briefing serta penyisiran di area kejadian,” sambungnya.

Namun hingga pencarian dihentikan sementara pada pukul 18.00 WIB karena kondisi mulai gelap, kata Arief, kedua korban belum berhasil ditemukan. Operasi SAR dilanjutkan kembali pada Minggu (31/5/2026) mulai pukul 07.00 WIB.

“Dalam operasi tersebut, unsur yang terlibat antara lain Tim Rescue Pos SAR Jember, BPBD Jember, Polsek Ambulu, Koramil Ambulu, Satpolairud Polres Jember, Pos TNI AL Puger, SAR Rimba Laut Payangan, Destana Panti, serta masyarakat setempat,” sebutnya.

Dalam proses pencarian, lebih lanjut kata Arief, Tim SAR juga menghadapi kendala berupa tinggi gelombang yang mencapai sekitar 1,5 meter dengan kondisi cuaca mendung.

“Meski demikian, pencarian akan terus dilakukan dengan memanfaatkan perahu karet, peralatan water rescue, serta dukungan nelayan setempat,” ujarnya.

Dari kejadian ini, petugas mengimbau masyarakat dan wisatawan yang berkunjung ke kawasan pantai selatan Jember untuk selalu meningkatkan kewaspadaan dan tidak berenang terlalu jauh dari bibir pantai.

“Terutama saat kondisi gelombang tinggi dan arus laut sedang kuat,” pungkasnya.

Related posts