6 Relawan Indonesia Gabung Konvoi Darat Global Menuju Gaza, Dilepas di Masjid Nuruzzaman Surabaya

SURABAYA, HeadlineJatim.com — Semangat solidaritas kemanusiaan untuk Palestina terus mengalir dari tanah air. Sebanyak enam relawan asal Indonesia dipastikan bergabung dalam misi internasional melalui jalur darat (Land Convoy) menuju Gaza sebagai bagian dari inisiatif global Global Sumud Flotilla.

​Misi ini merupakan gerakan masyarakat sipil lintas negara yang berfokus pada pengiriman bantuan darurat dan pemulihan bagi warga terdampak di Gaza. Konvoi direncanakan memulai perjalanan dari Tripoli, Libya, melintasi Mesir, dengan target akhir mencapai perbatasan Rafah.

Read More

​Sebagai bentuk dukungan moral, agenda doa bersama dan pelepasan relawan digelar pada Minggu (3/5/2026) pukul 10.00 WIB, bertempat di Masjid Nuruzzaman, Kampus B Universitas Airlangga (UNAIR), Gubeng, Surabaya.

​Dewan Pengarah Global People’s Council for Indonesia (GPCI), Ziyad, menjelaskan bahwa dari enam relawan Indonesia, dua di antaranya berasal dari Surabaya, sementara empat lainnya berasal dari Jakarta dan Bandung.

​“Melalui kegiatan di Surabaya ini, kami ingin semangat kepedulian tumbuh lebih merata. Selama ini aksi solidaritas sering terpusat di Jakarta atau Jawa Barat, kini Jawa Timur juga ambil bagian secara nyata,” ungkap Ziyad dalam keterangannya, Minggu (3/5/2026).

Misi Lintas Negara Melibatkan Tenaga Profesional

Konvoi darat ini melibatkan ribuan partisipan dari berbagai negara dengan latar belakang tenaga medis, teknis, hingga relawan kemanusiaan profesional. Ziyad menekankan bahwa keterlibatan ini merupakan ikhtiar kolektif masyarakat sipil dunia dalam merespons krisis kemanusiaan global.

​“Misi ini bukan sekadar perjalanan lintas negara, tetapi upaya bersama menghadirkan kepedulian. Tidak semua orang harus berada di lokasi, namun setiap orang bisa mengambil peran dengan cara yang berbeda, termasuk doa dan dukungan moral,” tuturnya.

Koordinasi Diplomatik

Selain jalur darat, upaya kemanusiaan sebelumnya telah bergerak melalui jalur laut sejak April 2026 dari Barcelona, Spanyol. Untuk misi Land Convoy ini, pihak panitia terus mengedepankan prinsip perdamaian dan koordinasi intensif dengan otoritas wilayah yang dilalui.

​“Kami sedang mengupayakan komunikasi dengan Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Mesir. Harapannya, para relawan mendapatkan sambutan baik dan perlindungan selama menjalankan tugas mulia ini,” imbuh Riyad.

​Pelepasan relawan di Surabaya ini diharapkan mampu meningkatkan eksposur publik terhadap isu Gaza serta membuka ruang kontribusi yang lebih luas bagi masyarakat Jawa Timur dalam mendukung misi kemanusiaan internasional tersebut.

Related posts