AFK Surabaya Siapkan Tim Futsal Putra-Putri untuk Porprov Jatim 2027

SURABAYA, headlinejatim.com – Asosiasi Futsal Kota (AFK) Surabaya mulai mematangkan persiapan menghadapi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Timur 2027.

Meski pelaksanaan Porprov Jatim 2027 masih sekitar satu tahun lagi, AFK Surabaya telah menyiapkan sejumlah agenda untuk membentuk tim futsal putra dan putri yang akan membawa nama Kota Surabaya.

Surabaya sendiri akan menjadi tuan rumah Porprov Jatim 2027. Kondisi tersebut membuat persiapan masing-masing cabang olahraga, termasuk futsal, mulai dilakukan sejak dini.

Ketua AFK Surabaya Abdullah mengatakan, pihaknya dalam waktu dekat akan melengkapi personel tim futsal Surabaya, baik putra maupun putri.

“Untuk manajer tim putra sudah terbentuk. Manajer putra tetap dipercayakan kepada Ibu Ervin, dengan head coach Tino yang pada Porprov Jatim 2025 berhasil meraih emas,” ujar Abdullah.

Sementara untuk tim putri, AFK Surabaya menunjuk M Rizal sebagai manajer dengan Supri sebagai head coach.

Abdullah berharap kombinasi tersebut mampu membawa tim futsal Surabaya kembali meraih prestasi sekaligus mengawinkan medali emas putra dan putri pada Porprov Jatim 2027.

“Insyaallah optimistis mengawinkan emas bisa tercapai. Selain manajer yang cukup kompeten, pilihan pelatih juga tahun ini berhasil mengawinkan dua coach yang sama-sama pernah menyabet emas di ajang Porprov,” kata dia.

Untuk menjaring pemain yang akan memperkuat tim Porprov, AFK Surabaya akan menggelar Kompetisi Futsal Putra Putri Surabaya Rising Champion Road to Porprov.

Turnamen tersebut menjadi salah satu tahapan persiapan sekaligus bagian dari sinergi antara Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI), Dinas Kebudayaan, Kepemudaan, Olahraga, serta Pariwisata (Disbudporapar), dan AFK Surabaya.

Abdullah mengatakan, kompetisi tersebut diharapkan menjadi wadah untuk mencari pemain potensial yang nantinya dapat memperkuat tim futsal Surabaya di Porprov Jatim 2027.

Ketua panitia pelaksana turnamen, Badarudin, mengatakan ajang tersebut juga melibatkan sejumlah pemangku kepentingan yang nantinya berkaitan dengan persiapan Porprov.

Para manajer tim akan dilibatkan sebagai dewan pengarah panitia, sedangkan para head coach akan berperan dalam proses talent scouting.

“Harapannya adalah terbentuknya chemistry di semua stakeholder,” kata Badarudin.

Dosen tersebut menjelaskan, kompetisi akan menggunakan sistem setengah kompetisi pada babak penyisihan. Selanjutnya, pertandingan memasuki fase gugur pada babak semifinal dan final.

Turnamen tersebut dijadwalkan berlangsung pada September 2026.

Dalam turnamen tersebut, AFK Surabaya memberikan keringanan kepada seluruh anggotanya untuk mengirimkan tim putra dan putri.

Langkah itu diharapkan dapat memberikan kesempatan yang lebih luas kepada klub-klub futsal di Surabaya untuk berkompetisi sekaligus menjadi bagian dari proses pembinaan atlet.

Manajer tim futsal putra Surabaya, Ervin, menyambut baik kepercayaan yang kembali diberikan kepadanya.

“Terima kasih atas kepercayaannya untuk kembali menjadi manajer tim futsal putra Surabaya. Mohon doa restu dan dukungan dari seluruh warga Surabaya. Semoga tim futsal putra bisa memberikan yang terbaik buat Kota Surabaya tercinta,” ujar Ervin.

Sementara itu, M Rizal yang dipercaya menjadi manajer tim futsal putri mengaku siap menghadapi tantangan tersebut.

“Ini merupakan tantangan dan pengalaman yang akan dihadapi. Saya cinta dengan bola dan sering berpartisipasi kecil-kecilan setiap ada kegiatan futsal maupun sepak bola,” kata Rizal.

Dia berharap tim putri yang nantinya terbentuk mampu menunjukkan prestasi terbaik dan turut menyumbangkan medali emas bagi Surabaya pada Porprov Jatim 2027.

“Semoga tim putri yang akan kami bentuk bisa berbicara banyak sehingga bisa mengawinkan emas untuk Surabaya,” ujarnya.

Related posts