GRESIK, HeadlineJatim.com – Stadion Gelora Joko Samudro, Gresik, menjadi saksi antusiasme ratusan pesepak bola usia dini yang berlaga dalam Freeport Grassroots Tournament (FGT) 2026, pada 24—25 April 2026.
Turnamen yang diinisiasi PT Freeport Indonesia (PTFI) ini sukses menjadi wadah strategis dalam menjaring dan membina talenta muda di tingkat akar rumput.
Sebanyak 300 anak dari berbagai Sekolah Sepak Bola (SSB) di Kabupaten Gresik ambil bagian dalam ajang tahunan ini. Mereka terbagi dalam kategori U-10 dan U-12, yang masing-masing diikuti oleh 10 tim. Berbeda dari gelaran sebelumnya, FGT 2026 menerapkan sistem rotasi guna memastikan pemerataan kesempatan bagi setiap SSB dalam menampilkan kemampuan pemain mudanya.
Bagi para peserta, turnamen ini bukan sekadar ajang adu bakat. Choirul Ashar (10), pemain SSB Mengare yang meraih gelar Best Goalkeeper kategori U-10, mengaku sangat bersemangat.
“Seru dan senang. Walaupun sempat tegang saat adu penalti, turnamen ini membuat tim kami semakin kompak dan rajin berlatih,” ujarnya.
Kegigihan anak-anak di lapangan mendapat apresiasi dari pihak penyelenggara. Vice President External Affairs Smelter PTFI, Erika Silva, mengungkapkan bahwa kehadiran PTFI di Gresik tidak hanya berfokus pada sisi industri.
“Kehadiran kami adalah untuk tumbuh dan berkembang bersama masyarakat. Melalui pengembangan generasi muda di bidang olahraga, kami ingin berkontribusi langsung pada masa depan anak-anak di Gresik,” kata Erika.
Sebagai bentuk dukungan nyata, PTFI memberikan bantuan 300 pasang sepatu sepak bola untuk SSB di Gresik, melengkapi distribusi 700 sepatu lainnya untuk SSB di Timika dan Jayapura.
Senada dengan hal tersebut, Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, memberikan apresiasi atas konsistensi PTFI. Menurutnya, kolaborasi antara sektor industri dan federasi dalam pembinaan usia dini sangat krusial.
“Kepercayaan ini memperkuat komitmen PSSI untuk terus meningkatkan sepak bola usia dini, baik melalui kompetisi maupun pelatihan pelatih berkualitas,” tuturnya.
Pelatih SSB Serdadu Sidowungu, Muhammad Ashori, menilai FGT 2026 memberikan pengalaman berharga dengan standar fasilitas yang baik.
“FGT sangat penting untuk mencapai keberhasilan sepak bola bangsa. Dari sini muncul bibit-bibit yang kelak menjadi pemain profesional,” ungkapnya.
Legenda sepak bola Indonesia, Evan Dimas, yang turut hadir dalam kegiatan tersebut, menekankan bahwa pendidikan karakter dalam olahraga sama pentingnya dengan teknik bermain.
“Kompetisi seperti FGT ini bukan sekadar menang atau kalah, tetapi bagaimana menanamkan nilai disiplin, fair play, serta attitude sejak dini,” jelasnya.
Turnamen ini resmi menetapkan SSB Nusa Gemilang sebagai juara pertama kategori U-10, serta SSB Gressia sebagai juara pertama kategori U-12. Kesuksesan FGT 2026 di Gresik diharapkan dapat terus memantik semangat anak-anak Indonesia untuk terus berlatih dan mengejar mimpi mereka menjadi atlet profesional kebanggaan bangsa.






