SNBP ITS 2026 Hanya Serap 23 Persen Kuota, Ribuan Kursi Masih Dibuka Lewat Jalur Lain

Kepala Subdirektorat Admisi dan Promosi ITS Nani Kurniati ST MT PhD menjelaskan penerimaan mahasiswa baru ITS lewat jalur SNBP 2026.

SURABAYA, HeadlineJatim.com – Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) mengumumkan hasil Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) 2026 dengan meloloskan 1.716 calon mahasiswa baru. Namun di balik angka tersebut, ITS menegaskan bahwa jalur SNBP baru mencakup sebagian kecil dari total penerimaan tahun ini.

Read More

Kepala Subdirektorat Admisi dan Promosi ITS, Nani Kurniati, menyebut jalur SNBP hanya mengisi sekitar 23 persen dari total kuota mahasiswa baru. Artinya, mayoritas kursi masih diperebutkan melalui jalur lain yang saat ini dan segera dibuka.

“Kesempatan masih sangat besar, karena sebagian besar kuota justru ada di jalur SNBT dan seleksi mandiri ITS,” ujarnya.

Pada SNBP 2026, ITS mencatat 18.110 pendaftar, dengan 12.539 di antaranya menjadikan ITS sebagai pilihan pertama. Dari jumlah itu, hanya 1.716 peserta yang diterima.

Selain itu, dari 4.157 pendaftar program Kartu Indonesia Pintar Kuliah (KIP-K), sebanyak 344 peserta dinyatakan lolos dan akan mengikuti seleksi lanjutan secara internal.

ITS juga menegaskan komitmennya dalam akses pendidikan inklusif. Peserta yang tidak lolos seleksi internal KIP-K tetap berpeluang memperoleh keringanan biaya kuliah maupun beasiswa internal.

Di sisi lain, tingginya persaingan juga terlihat dari distribusi minat program studi. Jurusan-jurusan teknik seperti Teknik Informatika, Teknik Elektro, Teknik Industri, Teknik Mesin, dan Teknik Sipil masih menjadi magnet utama pendaftar.

Namun fenomena menarik muncul pada Program Studi Teknik Pertambangan. Meski tergolong baru dalam jalur seleksi nasional, prodi ini justru menjadi yang paling ketat tingkat persaingannya.

“Ini menunjukkan pergeseran minat calon mahasiswa ke sektor-sektor strategis berbasis sumber daya dan energi,” kata Nani.

Ke depan, ITS masih membuka empat jalur utama lain. Jalur Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT) yang pendaftarannya berlangsung hingga 7 April 2026 menyediakan 35 persen kuota. Sementara jalur mandiri ITS, melalui SMITS FLAT dan SMITS ACE, menyediakan porsi terbesar, yakni 42 persen.

Selain itu, ITS juga membuka International Undergraduate Program (IUP) dengan total 370 kursi. Jalur ini terintegrasi dengan program Beasiswa Garuda dari pemerintah bersama LPDP, yang memungkinkan mahasiswa menempuh studi di dalam maupun luar negeri.

Pengumuman SNBP sendiri dilakukan secara nasional oleh Balai Pengelolaan Pengujian Pendidikan (BP3) secara daring pada Selasa (31/3) pukul 15.00 WIB.

Dengan masih terbukanya mayoritas jalur seleksi, ITS mengingatkan calon mahasiswa untuk tidak menjadikan SNBP sebagai satu-satunya peluang, melainkan bagian awal dari proses seleksi masuk perguruan tinggi

Related posts