Pemkab Lumajang Perkuat Sinergi Jaga Ketersediaan Kebutuhan Pokok Dalam Hadapi Geopolitik Global

LUMAJANG, Headlinejatim.com– Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lumajang memperkuat sinergi lintas sektor untuk menjaga stabilitas pasokan kebutuhan pokok di tengah ketidakpastian kondisi ekonomi global. Langkah mitigasi ini menjadi prioritas guna mengantisipasi dampak sosial ekonomi akibat ketegangan geopolitik internasional.

Hal tersebut ditegaskan Bupati Lumajang, Indah Amperawati, saat mengikuti diskusi publik bertema “Mitigasi dan Solusi Dampak Sosial Ekonomi bagi Jawa Timur Akibat Ketegangan Geopolitik Global” di Gedung Negara Grahadi, Surabaya, Rabu (25/3/2026).

Read More

Forum strategis ini turut dihadiri oleh Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Timur, serta jajaran kepala daerah se-Jawa Timur.

Dalam arahannya, bupati yang akrab disapa Bunda Indah ini menekankan bahwa fokus utama pemerintah daerah saat ini adalah menjaga keseimbangan pasokan agar masyarakat tetap tenang.

“Kondisi global yang berkembang perlu kita sikapi dengan bijak. Yang paling mendesak adalah memastikan kebutuhan dasar masyarakat tetap tersedia dan dapat diakses dengan harga yang terjangkau,” ujar Bunda Indah.

Sebagai langkah konkret, Bunda Indah mencontohkan pengawasan ketat distribusi LPG 3 kilogram yang dilakukan secara masif selama momentum Idulfitri. Kolaborasi antara pemerintah daerah dan aparat penegak hukum menjadi kunci agar tidak terjadi kelangkaan di tingkat konsumen.

Penguatan Ekonomi Lokal sebagai Fondasi

Selain pengawasan distribusi, Pemkab Lumajang juga mendorong penguatan sektor ekonomi lokal, seperti pertanian dan UMKM, sebagai benteng pertahanan ekonomi daerah.

“Ketahanan daerah harus dibangun dari kekuatan lokal. Jika produksi tani dan distribusi UMKM kita lancar, masyarakat akan lebih mudah mengakses kebutuhan sehari-hari meskipun ada fluktuasi global,” tegasnya.

Bunda Indah juga mengingatkan pentingnya komunikasi publik yang menyejukkan. Menurutnya, peran pemerintah dalam menyampaikan informasi yang jelas sangat krusial untuk menjaga kepercayaan dan psikologis massa agar tidak terjadi panic buying.

Komitmen Pemantauan Lapangan

Melalui pertemuan di Grahadi ini, diharapkan tercipta kesamaan langkah antar-daerah di Jawa Timur dalam menghadapi tantangan ekonomi ke depan. Pemkab Lumajang berkomitmen untuk terus memantau kondisi harga pasar secara real-time dan mengambil langkah proporsional jika terjadi gejolak.

“Dengan kebersamaan dan langkah yang selaras antar-kepala daerah, kita optimistis kondisi sosial ekonomi di Lumajang tetap stabil dan masyarakat merasa aman,” pungkasnya.

Related posts