SURABAYA, headlinejatim.com – Upaya pemerataan akses listrik bagi masyarakat kurang mampu di Jawa Timur terus diperkuat melalui kolaborasi antara Pemerintah Provinsi Jawa Timur dan PT PLN (Persero). Melalui program Light Up The Dream (LUTD), ratusan warga kini mulai menikmati penerangan listrik secara mandiri.
Kepala Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Jawa Timur, Aris Mukiyono, mengapresiasi langkah PLN yang dinilai sangat membantu masyarakat, khususnya bagi warga yang belum memiliki akses listrik.
“Program yang digagas oleh PLN ini sangat bermanfaat. Masyarakat di Jawa Timur bisa mendapatkan penerangan rumah sehingga aktivitas sehari-hari dapat berjalan dengan baik,” ujar Aris.
Ia menambahkan, Pemerintah Provinsi Jawa Timur melalui Dinas ESDM juga memiliki program serupa yang menyasar warga kurang mampu. Pada tahun ini, program tersebut menargetkan sekitar 35 ribu penerima di 15 kabupaten.
Menurutnya, sinergi antara PLN dan Pemprov Jatim menjadi kunci dalam mempercepat pemerataan listrik.
“Kami akan selaraskan program ini. Pemerintah harus hadir ketika masih ada masyarakat yang belum memiliki listrik. PLN bersama Pemprov Jawa Timur hadir untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” tegasnya.
Sementara itu, General Manager PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi Jawa Timur, Ahmad Mustaqir, menjelaskan bahwa program LUTD merupakan gerakan sosial yang dilaksanakan secara serentak di seluruh Indonesia.
Ia menyebutkan, secara nasional terdapat sekitar 1.700 penerima bantuan listrik gratis. Khusus di Jawa Timur, sebanyak 350 warga menerima bantuan pemasangan listrik pada hari pelaksanaan program, dengan total 400 penerima sepanjang tahun ini.
“Program ini murni berasal dari inisiatif pegawai PLN melalui donasi sukarela. Tujuannya membantu masyarakat yang benar-benar belum memiliki akses listrik secara mandiri,” jelas Ahmad Mustaqir.
Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa program tersebut sejalan dengan upaya Pemerintah Provinsi Jawa Timur dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
“Ke depan, kami siap berkolaborasi untuk mendukung program-program Pemprov Jatim, khususnya dalam meningkatkan taraf hidup masyarakat melalui akses listrik,” tambahnya.
Kebahagiaan juga dirasakan langsung oleh Bu Umiyati, warga Made Selatan, Sambikerep penerima bantuan listrik gratis, mengaku sangat bersyukur atas bantuan pemasangan listrik gratis dari PLN.
“Alhamdulillah, sekarang rumah saya sudah terang. Dulu untuk mendapatkan listrik harus nyalur dari tetangga. Terima kasih PLN dan pemerintah yang sudah membantu kami,” ungkapnya haru.
Dengan adanya sinergi antara PLN dan Pemerintah Provinsi Jawa Timur, diharapkan tidak ada lagi warga yang hidup tanpa penerangan listrik. Program ini menjadi bukti nyata bahwa kolaborasi antara pemerintah dan BUMN mampu menghadirkan solusi bagi kebutuhan dasar masyarakat.
Melalui langkah bersama ini, harapan akan kehidupan yang lebih layak bagi masyarakat kurang mampu semakin terbuka, sekaligus memperkuat komitmen menghadirkan keadilan energi bagi seluruh warga Jawa Timur./adv






