Polres Jember Patroli Sahur, Ingatkan Ojol Bahaya HP saat Berkendara

Jember, HeadlineJatim.com– Personel Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Jember turun ke jalan pada dini hari untuk menggelar kegiatan Sahur On The Road sekaligus patroli Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Harkamtibmas), Selasa (24/2/2026).

Langkah persuasif ini menyasar para pekerja malam, khususnya pengemudi ojek online (ojol), guna menekan angka kecelakaan akibat penggunaan ponsel saat berkendara.

Read More

Patroli dimulai pukul 01.30 WIB dengan menyisir lima titik keramaian yang menjadi lokasi kumpul pengemudi ojol, tukang becak, hingga warga yang melaksanakan ronda malam. Selain memberikan edukasi, petugas juga membagikan puluhan paket makanan sahur.

Kasat Lantas Polres Jember AKP Bernardus Bagas Simarmata, melalui Kanit Turjawali Ipda Ratno Budi Jatmikho, menjelaskan bahwa momen ini digunakan untuk mengingatkan pentingnya konsentrasi di jalan raya.

“Kami melakukan kegiatan sahur on the road sekaligus patroli Harkamtibmas. Kami datangi tempat-tempat nongkrong khususnya teman-teman ojol untuk sosialisasi terkait ketertiban berlalu lintas serta keselamatan di jalan,” ujar pria yang akrab disapa Miko tersebut.

Miko menekankan bahwa pengemudi ojol memiliki risiko tinggi karena tuntutan pekerjaan yang mengharuskan mereka memantau aplikasi di layar ponsel. Hal ini kerap memecah konsentrasi dan berpotensi fatal.

“Kami imbau untuk tidak berkendara sambil fokus melihat handphone. Kalau konsentrasi terpecah, bisa berakibat fatal. Selain itu, aktivitas kerja malam hingga dini hari saat sahur juga rawan mengantuk. Jika lelah, sebaiknya istirahat dulu,” tegasnya.

Petugas menyisir sejumlah ruas jalan protokol sebelum akhirnya berhenti untuk berdialog langsung dengan para pengemudi. Kehadiran aparat dalam jumlah cukup banyak sempat membuat para pekerja malam terkejut sebelum akhirnya menyadari bahwa itu adalah aksi simpatik.

Salah seorang pengemudi ojol, Arif Budiman (26), mengaku sempat tegang saat didatangi petugas. Namun, ia menyambut baik edukasi yang diberikan, terutama terkait bahaya mengantuk atau microsleep.

“Tadi kami diberi sosialisasi tentang keselamatan berlalu lintas. Sempat kaget karena tiba-tiba banyak polisi datang, saya kira ada apa. Ternyata sahur on the road dan sosialisasi,” ungkap Arif.

Arif menambahkan, imbauan tersebut sangat relevan mengingat jam kerja selama Ramadan seringkali menguras fisik.

“Tadi juga diingatkan soal bahaya mengantuk. Apalagi kemarin ada kejadian mobil menabrak pedagang nasi goreng karena diduga microsleep. Itu jadi pelajaran buat kami. Juga dikasih kotak makan untuk sahur, alhamdulillah bisa hemat,” tutupnya.

Related posts