GRESIK, HeadlineJatim.com – Aparat kepolisian dari Polres Gresik masih terus melakukan penyelidikan mendalam terkait insiden tragis yang menimpa seorang bocah berinisial RPR (6).
Bocah asal Driyorejo tersebut dilaporkan meninggal dunia setelah tenggelam di kolam renang Wisata Jati Sewu, Dusun Bongso Wetan, Desa Pengalangan, Kecamatan Menganti, Kabupaten Gresik.
Kapolres Gresik, AKBP Ramadhan Nasution, menegaskan bahwa hingga saat ini jajarannya masih bergerak di lapangan untuk mendalami penyebab pasti dari kematian korban.
“Kita masih melakukan penyelidikan,” ujar AKBP Ramadhan Nasution saat memberikan keterangan pada Rabu (20/5/2026).
Menurut Ramadhan, proses penyelidikan difokuskan pada pemeriksaan sejumlah saksi mata dan penelusuran rekaman kamera pengawas (CCTV) yang berada di sekitar lokasi kejadian. Petugas juga melakukan pengumpulan bahan dan keterangan (pulbaket) guna menyusun kronologi peristiwa secara utuh.
“Anggota masih melakukan pemeriksaan di lokasi kejadian,” tambahnya.
Berdasarkan data yang dihimpun, insiden memilukan ini terjadi sekitar pukul 11.00 WIB. Pihak Polsek Menganti baru menerima laporan terkait kejadian tersebut pada pukul 13.02 WIB, dan langsung menerjunkan personel ke lokasi untuk melakukan pengecekan serta olah Tempat Kejadian Perkara (TKP).
Namun, petugas belum dapat memastikan penyebab mutlak tenggelamnya korban. Sebab, saat polisi tiba di lokasi, korban sudah dievakuasi terlebih dahulu oleh pihak keluarga ke Rumah Sakit Bhakti Dharma Husada untuk mendapatkan pertolongan medis, sebelum akhirnya dinyatakan meninggal dunia.
Sementara itu, berdasarkan keterangan awal dari pihak pengelola wisata, korban diduga tenggelam di salah satu kolam renang yang memiliki kedalaman sekitar 150 sentimeter.
Hingga saat ini, pihak kepolisian menegaskan bahwa proses hukum akan terus berjalan untuk memastikan apakah ada unsur kelalaian, baik dari pihak pengelola wisata maupun pihak terkait lainnya, dalam insiden yang merenggut nyawa bocah malang tersebut.i






