Menteri KKP Sakti Wahyu Trenggono saat berdiskusi dengan nelayan disela kunjungannya di Kelurahan Lateng, Banyuwangi. (Foto: Eko Purwanto)
Banyuwangi, HeadlineJatim.com– Ketegangan politik di Timur Tengah antara Iran dan Amerika Serikat diperkirakan berdampak pada lonjakan harga minyak dunia. Kondisi tersebut dinilai berpotensi memengaruhi sektor perikanan nasional yang masih bergantung pada bahan bakar minyak (BBM).
Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono mengatakan pemerintah telah menyiapkan langkah jangka panjang untuk mengantisipasi dampak tersebut, salah satunya melalui pengembangan kapal berbasis energi listrik.
Hal itu disampaikannya saat meninjau pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih di Kelurahan Lateng, Banyuwangi, Selasa (3/2/2026).
“Di KKP untuk program one day fishing, kami sedang melakukan uji coba kapal listrik bekerja sama dengan Dikti dan BRIN,” ujar Trenggono kepada wartawan.
Trenggono menjelaskan, transformasi menuju energi baru terbarukan telah menjadi agenda strategis pemerintah sejak beberapa tahun terakhir. Pengembangan biodiesel hingga infrastruktur pendukung energi ramah lingkungan terus digenjot di berbagai sektor.
“Pemerintah sedang menjalankan langkah jangka panjang, termasuk pembangunan biodiesel dan energi terbarukan di berbagai sektor,” tegasnya.
Ia mengakui, jika harga minyak dunia benar-benar meningkat, sektor perikanan akan terdampak karena mayoritas kapal nelayan masih menggunakan BBM.
“Nelayan kita masih menggunakan BBM, sehingga kenaikan harga minyak tentu bisa berpengaruh terhadap biaya operasional,” jelasnya.
Di Banyuwangi sendiri, tercatat sekitar 25 ribu warga menggantungkan hidup sebagai nelayan. Untuk perahu kecil jenis kitir, kebutuhan bensin rata-rata mencapai 40 liter sekali melaut, sedangkan solar sekitar 20 liter. Sementara kapal besar jenis slerek membutuhkan BBM hampir dua kali lipat dari perahu kitir.
Meski demikian, sebagian nelayan belum terlalu mencemaskan potensi kenaikan harga minyak.
Husen, nelayan one day fishing asal Kelurahan Lateng, mengaku masih optimistis pemerintah akan memberikan solusi jika terjadi lonjakan harga BBM.
“Belum kepikiran sampai ke sana. Pasti pemerintah sudah memikirkan jalan keluarnya,” ujarnya santai.
Uji coba kapal listrik yang digagas KKP diharapkan menjadi solusi jangka panjang untuk mengurangi ketergantungan nelayan terhadap bahan bakar fosil sekaligus menekan biaya operasional di tengah dinamika global.






