SURABAYA, headlinejatim.com – Senyum lega terpancar dari wajah Siti Aisyah, warga Tambak Asri No. 10, Kelurahan Morokrembangan, Kecamatan Krembangan, Surabaya. Setelah sekian lama harus berbagi satu meteran listrik dengan rumah saudaranya, kini ia bisa menikmati sambungan listrik sendiri secara gratis melalui progam Light Up the Dream dari PLN ULP Tandes.
Bagi Siti, progam Light Up the Dream tersebut bukan sekadar kabel dan meteran baru. Bantuan dari PLN ULP Tandes itu menjadi kabar bahagia sekaligus meringankan beban keluarganya yang selama ini harus berbagi satu sambungan listrik dengan dua rumah lainnya.
“Dulu satu meteran dipakai tiga rumah. Ini semua masih satu keluarga,” tutur Siti Aisyah saat ditemui di kediamannya, Jumat (28/8/2026).
Ia mengaku bersyukur karena kini keluarganya dapat memiliki sambungan listrik secara mandiri. Menurutnya, bantuan tersebut sangat berarti bagi kehidupan sehari-hari, terlebih di tengah kebutuhan rumah tangga yang terus meningkat.
“Alhamdulillah, sangat terbantu. Lewat progam Light Up the Dream sekarang kami bisa punya listrik sendiri. Terima kasih banyak PLN ULP Tandes yang sudah peduli dengan warga kecil seperti kami,” ujar Siti.
Program Light Up the Dream dari PLN ULP Tandes menjadi angin segar bagi masyarakat kurang mampu yang selama ini belum memiliki sambungan listrik secara mandiri. Melalui program tersebut, PLN berupaya memastikan masyarakat dapat menikmati akses listrik yang layak, aman, dan sesuai ketentuan.
Sementara itu, team Leader Pelayanan Pelanggan ULP Tandes, Adam Jourdan, mengatakan program sambungan listrik gratis tersebut merupakan bagian dari kepedulian PLN terhadap masyarakat. Program ini dilaksanakan secara rutin setiap satu bulan sekali dengan menyasar warga yang membutuhkan.
“Program ini merupakan bentuk pelayanan PLN kepada masyarakat kurang mampu. Kami ingin memastikan masyarakat bisa mendapatkan akses listrik yang layak dan aman, sehingga tidak perlu lagi bergantung pada sambungan dari rumah lain,” jelas Adam.
Menurut Adam, pemberian sambungan listrik secara mandiri juga memberikan manfaat dari sisi keamanan. Dengan adanya instalasi resmi dari PLN, masyarakat tidak perlu melakukan penyambungan listrik secara tidak resmi yang berpotensi menimbulkan risiko keselamatan.
“Harapan kami, bantuan ini tidak hanya meringankan beban masyarakat, tetapi juga memberikan rasa aman dan nyaman dalam menggunakan listrik. PLN akan terus berupaya hadir memberikan solusi bagi masyarakat yang membutuhkan,” tambahnya.
Bagi Siti Aisyah, kehadiran PLN melalui program Light Up the Dream tersebut menjadi bukti bahwa perhatian terhadap masyarakat tidak hanya hadir dalam bentuk pelayanan kelistrikan, tetapi juga melalui kepedulian yang menyentuh langsung kebutuhan warga.
Kini, sebuah meteran listrik baru menjadi simbol kemandirian bagi keluarga Siti. Dari rumah sederhana di Tambak Asri, terselip harapan baru bahwa akses terhadap listrik yang aman dan layak dapat dinikmati semua lapisan masyarakat.






