JOMBANG, headlinejatim.com – Semangat memberikan pelayanan terbaik kepada pelanggan terus diwujudkan PLN Unit Pelaksana Pengatur Distribusi (UP2D) Jawa Timur dengan memastikan keandalan pasokan listrik menjelang pelaksanaan Muktamar Nahdlatul Ulama (NU) ke-35 di Pondok Pesantren Bahrul Ulum, Tambakberas, Jombang, Jawa Timur.
Momentum menyambut Hari Pelanggan Nasional menjadi penguat komitmen PLN untuk menghadirkan layanan kelistrikan yang andal, khususnya pada agenda nasional yang turut dihadiri Presiden Republik Indonesia (RI 1) dan Wakil Presiden Republik Indonesia (RI 2). Keduanya dijadwalkan hadir dalam rangkaian kegiatan Muktamar NU ke-35 sekaligus meresmikan sejumlah agenda yang menjadi bagian dari kegiatan tersebut.
Untuk memastikan seluruh rangkaian kegiatan berjalan lancar tanpa gangguan kelistrikan, PLN UP2D Jawa Timur melakukan langkah preventif melalui penguatan sistem, pemantauan kondisi jaringan secara intensif, serta penyiagaan personel dan peralatan pendukung di sejumlah titik strategis salah satunya adalah bandara internasional Juanda.
Kesiapan tersebut dilakukan dengan mengedepankan prinsip zero interruption, terutama pada lokasi utama kegiatan, jalur kelistrikan pendukung, serta titik-titik yang berkaitan dengan pengamanan kunjungan VVIP. Personel PLN juga disiagakan untuk melakukan respons cepat apabila terjadi kondisi abnormal pada sistem kelistrikan.
Manager PLN UP2D Jawa Timur, Ismanta, mengatakan bahwa keandalan listrik merupakan bagian penting dalam mendukung kelancaran agenda nasional sekaligus bentuk nyata komitmen PLN memberikan pelayanan terbaik kepada pelanggan.
“Semangat Hari Pelanggan Nasional menjadi momentum bagi kami untuk terus memberikan pelayanan terbaik. Dalam mendukung Muktamar NU ke-35 dan agenda kunjungan RI 1 serta RI 2, PLN UP2D Jawa Timur memastikan sistem kelistrikan dalam kondisi andal melalui kesiapan personel, pemantauan jaringan dan peralatan pendukung. Kami berkomitmen menjaga pasokan listrik agar seluruh rangkaian kegiatan dapat berlangsung dengan aman, lancar dan nyaman,” ujar Ismanta.
PLN UP2D Jawa Timur juga memperkuat koordinasi dengan unit-unit pelaksana terkait serta pihak penyelenggara dan pemangku kepentingan lainnya. Koordinasi dilakukan untuk memastikan kesiapan teknis, skenario pengamanan kelistrikan hingga mekanisme penanganan apabila terjadi gangguan yang berpotensi memengaruhi kontinuitas pasokan listrik.
Menurut Ismanta, kehadiran PLN bukan sekadar memastikan listrik tetap menyala, tetapi juga menghadirkan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat serta seluruh pihak yang terlibat dalam kegiatan.
“Bagi PLN, pelanggan adalah prioritas. Karena itu, di setiap momentum penting, termasuk Muktamar NU ke-35, kami hadir untuk memastikan kebutuhan listrik terpenuhi dengan kualitas layanan terbaik. Kami ingin seluruh peserta, masyarakat dan tamu negara dapat mengikuti seluruh rangkaian kegiatan dengan nyaman tanpa perlu khawatir terhadap keandalan pasokan listrik,” tambahnya.
Muktamar NU ke-35 menjadi salah satu agenda besar yang melibatkan masyarakat dalam jumlah besar dan mendapatkan perhatian nasional. Kehadiran Presiden dan Wakil Presiden semakin meningkatkan kebutuhan akan sistem kelistrikan yang prima, sehingga PLN menempatkan aspek keandalan, keselamatan dan kecepatan respons sebagai prioritas utama.
Melalui kesiapan tersebut, PLN UP2D Jawa Timur menegaskan komitmennya untuk terus hadir memberikan pelayanan kelistrikan terbaik bagi masyarakat. Semangat Hari Pelanggan Nasional pun diwujudkan bukan hanya melalui slogan, tetapi melalui kerja nyata menjaga listrik tetap andal di setiap momentum penting bagi bangsa.






