Sidak Blok Hunian Lapas I Surabaya di Porong, Petugas Gabungan Sita Puluhan Senjam Rakitan

Kalapas Kelas I Surabaya, Sohibur Rachman beserta petugas gabungan menunjukkan hasil razia.(Foto: istimewa)

SIDOARJO, HeadlineJatim.com — Komitmen menciptakan lingkungan pemasyarakatan yang bersih dari peredaran barang terlarang terus digelorakan. Petugas gabungan menggelar razia besar-besaran di kamar hunian warga binaan Lapas Kelas I Surabaya yang terletak di Porong, Sidoarjo, Senin (25/5/2026) malam.

Read More

Sidak mendadak ini dilakukan sebagai langkah konkret dan deteksi dini dalam mewujudkan komitmen Zero HALINAR (Handphone, Pungutan Liar, dan Narkoba) di lingkungan Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas).

Guna menyisir seluruh sudut blok hunian, jajaran internal Lapas Porong bersinergi dengan aparat penegak hukum (APH) eksternal. Razia melibatkan unsur TNI, Polri, Subdenpom 5 Sidoarjo, Kompi 3 Batalyon A Pelopor Sat Brimob Polda Jatim, serta jajaran Divisi Pemasyarakatan Kanwil Kemenkumham Jawa Timur.

Sita Puluhan Senjata Tajam dan Alat Elektronik

Sebelum operasi dimulai, sebanyak 112 personel gabungan mengikuti apel pengarahan yang dipimpin langsung oleh Kepala Lapas Kelas I Surabaya, Sohibur Rachman. Turut hadir memantau jalannya operasi, jajaran Kabid Perawatan, Pengamanan dan Kepatuhan Internal Kanwil Ditjenpas Jawa Timur.

Petugas saat memeriksa kamar tahanan.

Ratusan petugas tersebut kemudian dibagi menjadi beberapa tim untuk menggeledah kamar hunian di Blok A, Blok B, Blok C, dan Blok D.

Dari hasil penyisiran intensif selama beberapa jam, petugas berhasil mengamankan sejumlah barang selundupan yang dilarang keras berada di dalam sel. Barang bukti yang disita meliputi 22 buah senjata tajam (sajam) rakitan, 8 unit stop kontak, 8 buah gunting, 1 buah tang, 1 buah baterai, serta 2 unit alat elektronik rakitan.

Kepala Lapas Kelas I Surabaya, Sohibur Rachman, menegaskan bahwa seluruh barang bukti hasil penggeledahan langsung didata untuk kemudian dimusnahkan.

“Kami berkomitmen penuh meningkatkan pengawasan ketat. Razia malam ini adalah bentuk deteksi dini guna memastikan lingkungan Lapas tetap aman, tertib, serta bersih dari peredaran narkoba maupun barang berbahaya lainnya,” tegas Sohibur saat memimpin jalannya rilis pers di lokasi.

Penerapan Pendekatan Humanis

Meski menyasar barang-barang sensitif, Sohibur memastikan seluruh rangkaian penggeledahan dilakukan sesuai dengan standar operasional prosedur (SOP) yang mengedepankan pendekatan humanis dan persuasif.

Para warga binaan terpantau kooperatif mengikuti instruksi petugas untuk keluar kamar saat penggeledahan kasur dan jeruji besi berlangsung, sehingga situasi tetap berjalan aman, tertib, dan kondusif.

Langkah preventif yang berjalan masif ini sekaligus menjadi wujud nyata dukungan Lapas Kelas I Surabaya dalam menyukseskan 15 Program Aksi Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan untuk mentransformasi sistem pembinaan hukum di Indonesia.

Related posts