Diduga Korsleting, Mobil Rombongan Wisata asal Sukorambi Terbakar di Jelbuk Jember

JEMBER, HeadlineJatim.com – Sebuah mobil Elf yang mengangkut rombongan wisata asal Kecamatan Sukorambi hangus terbakar di Jalan Raya Desa Jelbuk, Kecamatan Jelbuk, Kabupaten Jember, Minggu (12/4/2026) pagi. Insiden ini diduga dipicu oleh korsleting listrik pada bagian mesin kendaraan.

Peristiwa yang terjadi sekitar pukul 07.40 WIB tersebut sempat mengejutkan warga sekitar, lantaran api muncul tepat di depan Puskesmas Jelbuk saat rombongan sedang dalam perjalanan menuju lokasi wisata Nafara di Kabupaten Bondowoso.

Read More

Kendaraan bernomor polisi W 7609 NB yang dikemudikan oleh Dandi Dwi Prakoso (27) itu membawa sekitar 21 penumpang. Saat melaju dari arah selatan, tiba-tiba muncul percikan api dari bagian mesin depan yang dengan cepat merambat ke seluruh badan mobil.

Petugas Puskesmas Jelbuk, Yuyun, memberikan kesaksian bahwa kendaraan tersebut sempat berhenti mendadak sebelum api berkobar hebat.

“Kejadiannya tepat di depan puskesmas. Mobil tiba-tiba berhenti dan rombongan ibu-ibu di dalamnya keluar dengan panik. Api muncul dari depan lalu cepat membesar hingga melahap seluruh bagian mobil,” ungkap Yuyun.

Petugas Regu B Damkarmat Pemkab Jember, Yustaniar, menyatakan pihaknya menerima laporan kebakaran sekitar pukul 08.00 WIB. Satu unit armada dan lima personel langsung diterjunkan untuk memadamkan api yang sudah menyentuh tangki bahan bakar.

“Diduga kuat karena korsleting listrik pada mesin yang kemudian merembet ke tangki. Proses pemadaman dan pendinginan memakan waktu sekitar satu jam. Beruntung seluruh penumpang berhasil menyelamatkan diri sebelum api membesar,” jelas Yustaniar.

Kapolsek Jelbuk, AKP Brisan Iman Nulla, mengonfirmasi bahwa tidak ada korban jiwa maupun luka dalam insiden ini. Meski demikian, kendaraan beserta dokumen penting di dalamnya tidak terselamatkan.

“Berdasarkan keterangan awal pengemudi, api bersumber dari bagian depan mesin. Namun, penyebab pastinya masih dalam proses penyelidikan (lidik) lebih lanjut,” terang AKP Brisan.

Pasca-kejadian, rombongan yang sedianya akan melakukan kegiatan senam dan wisata tersebut membatalkan perjalanan. Para penumpang yang sempat mengalami syok akhirnya dijemput oleh kendaraan lain untuk kembali ke wilayah Sukorambi.

Related posts