Lantik 98 PNS, Bupati Lumajang Tekankan Pelayanan Humanis

LUMAJANG, Headlinejatim.com– Bupati Lumajang, Indah Amperawati Masdar, yang akrab disapa Bunda Indah, mengingatkan pentingnya transformasi budaya kerja bagi para Aparatur Sipil Negara (ASN).

Ia menekankan bahwa pelayanan publik harus adaptif terhadap perubahan serta mampu memberikan dampak nyata bagi masyarakat luas.

Read More

Pesan tersebut disampaikan Bunda Indah dalam momentum pelantikan dan pengambilan sumpah 98 Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang digelar di Aula Nagara Bhakti BKPSDM Lumajang pada Senin (30/3/2026).

Menurut Bupati Lumajang, tantangan birokrasi ke depan tidak lagi cukup dijawab hanya dengan sekadar rutinitas kerja administratif belaka. Para abdi negara masa kini dituntut untuk mampu menghadirkan kualitas pelayanan yang responsif, solutif, dan relevan dengan kebutuhan publik.

“Kinerja yang kita bangun harus berkarakter, melayani, cepat beradaptasi, dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat. Jangan sampai kepercayaan publik yang sudah baik ini justru menurun karena kinerja kita yang melambat,” ujar Bunda Indah.

Ia menegaskan bahwa arah pembangunan birokrasi di Lumajang saat ini bertumpu pada tingkat kepuasan dan kepercayaan publik sebagai indikator utama keberhasilan suatu daerah.

Oleh karena itu, budaya melayani tidak boleh lagi dimaknai sebatas gugur kewajiban formal saja, melainkan harus mendaris-daging sebagai sikap dasar yang melekat dalam setiap tindakan ASN di lapangan.

Lebih lanjut, pelayanan publik masa kini harus hadir dengan pendekatan yang lebih humanis, cepat, serta tepat sasaran. Dengan begitu, masyarakat bisa merasakan langsung manfaat dari kehadiran pemerintah di tengah-tengah mereka.

“Kepercayaan yang saat ini sudah terbangun di tengah masyarakat merupakan hasil dari kerja kolektif. Hal ini tentu harus kita jaga bersama dengan konsistensi kinerja dan integritas aparatur yang lurus,” tegasnya.

Bunda Indah juga mengingatkan bahwa kemampuan beradaptasi menjadi kunci krusial di tengah dinamika perubahan zaman yang masif, baik dalam aspek penguasaan teknologi, perubahan regulasi, maupun tingginya ekspektasi masyarakat.

Pelantikan 98 PNS baru ini diharapkan mampu memperkuat fondasi sumber daya manusia (SDM) di lingkungan Pemkab Lumajang. Pemerintah daerah ingin mencetak wajah birokrasi yang tidak hanya hadir secara struktural di kantor, tetapi juga kinerjanya dirasakan secara nyata oleh masyarakat.

Related posts