Dirut PT Terminal Teluk Lamong, David P. Sirait menerima penghargaan Best CEO pada ajang Anugerah BUMN Award 2026 yang digelar di Hotel Borobudur Jakarta.
Surabaya, HeadlineJatim.com – PT Terminal Teluk Lamong (TTL) kembali mencatatkan prestasi di tingkat nasional dengan meraih dua penghargaan dalam ajang Anugerah BUMN Award 2026 yang digelar di Hotel Borobudur Jakarta, Selasa (10/3/2026).
Pada ajang tersebut, TTL meraih penghargaan Anak Perusahaan BUMN Terbaik kategori Transformasi Digital. Sementara Direktur Utama TTL, David P. Sirait, mendapatkan penghargaan Best CEO kategori Leading Change and Innovation atas kepemimpinannya dalam mendorong transformasi dan inovasi di lingkungan perusahaan.
Ketua Dewan Juri Anugerah BUMN 2026, Arief Yahya, menyampaikan bahwa BUMN saat ini tengah memasuki fase baru transformasi. Menurutnya, tata kelola perusahaan tidak lagi hanya berfokus pada kepatuhan (compliance), tetapi juga mencakup integritas sistem, transparansi pengambilan keputusan, serta manajemen risiko yang adaptif.
Ia menambahkan, penciptaan nilai ekonomi berkelanjutan menuntut BUMN tidak hanya berorientasi pada keuntungan, tetapi juga memastikan keberlanjutan usaha serta memberikan dampak positif bagi perekonomian nasional.
Penghargaan tersebut menjadi bentuk apresiasi atas komitmen TTL dalam mendorong transformasi digital di sektor kepelabuhanan melalui berbagai inovasi teknologi serta penguatan sistem operasional yang mendukung peningkatan efisiensi layanan terminal.
Direktur Utama TTL, David P. Sirait, mengatakan pencapaian ini merupakan hasil kerja keras seluruh insan perusahaan serta kolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan.
“Penghargaan ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus bertumbuh dan berinovasi. TTL akan terus mengembangkan inovasi berkelanjutan guna meningkatkan kinerja perusahaan serta memberikan layanan yang semakin cepat, efisien, dan andal bagi pelanggan,” ujarnya.
Transformasi digital di TTL juga diperkuat melalui integrasi sistem operasional antar terminal yang berada di bawah pengelolaan perusahaan, yakni Terminal Teluk Lamong, TPK Berlian, dan TPK Nilam. Integrasi tersebut dilakukan untuk meningkatkan efisiensi operasional sekaligus memperkuat peran Jawa Timur sebagai salah satu simpul penting dalam jaringan logistik nasional.
Beberapa inovasi yang dikembangkan antara lain penerapan Terminal Booking System (TBS) untuk mengatur jadwal kedatangan truk secara terencana guna mengurangi antrean kendaraan di terminal, serta Berthing Priority System yang digunakan untuk mengatur prioritas pelayanan kapal secara lebih transparan dan efisien. (Humas TTL)
Penerapan sistem prioritas sandar kapal di terminal curah kering yang dikelola TTL bahkan menjadi salah satu yang pertama dan hingga kini satu-satunya yang diterapkan di Indonesia.
Melalui berbagai inovasi tersebut, TTL terus memperkuat transformasi digital guna meningkatkan produktivitas operasional, mempercepat layanan, serta memberikan kepastian pelayanan yang lebih baik bagi para pelanggan dan pengguna jasa.






