Bupati Jember Rapat Darurat dengan Pertamina Soal Panic Buying BBM, Pastikan Stok Aman

Jember, Headlinejatim.com– Pemerintah Kabupaten Jember menggelar rapat darurat menyikapi fenomena panic buying bahan bakar minyak (BBM) yang memicu antrean panjang di seluruh SPBU di wilayah Kabupaten Jember, Kamis (5/3/2026) malam.

Rapat tersebut dipimpin langsung oleh Bupati Jember, Muhammad Fawait, melalui sambungan Zoom Meeting dari luar negeri karena tengah menjalankan ibadah umrah.

Read More

Rapat digelar di ruang rapat Bupati yang berada di Gedung Pendopo Wahya Wibawa Graha Jember. Diketahui hadir dalam pertemuan tersebut antara lain Penjabat Sekretaris Daerah Jember Akhmad Helmi Luqman, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Jember Regar Jeane Dealen Nangka, Kepala Dinas Koperasi Jember Sartini, serta sejumlah staf pemerintah daerah.

Pihak PT Pertamina Patra Niaga juga mengikuti rapat untuk memberikan penjelasan terkait kondisi pasokan BBM di wilayah Jember.

Rapat darurat tersebut dilakukan menyusul maraknya antrean kendaraan di berbagai SPBU di Kabupaten Jember akibat meningkatnya pembelian BBM oleh masyarakat.

Situasi ini dipicu kekhawatiran masyarakat terhadap kemungkinan kelangkaan BBM yang beredar melalui berbagai informasi di masyarakat dan media sosial.

Sales Branch Manager (SBM) PT Pertamina Patra Niaga Malang Raya, Andi Reza Ramadhan, menegaskan bahwa operasional SPBU di Jember berjalan normal dan tidak ada pengurangan penyaluran BBM. Ia memastikan stok BBM dalam kondisi aman dan cukup untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.

“Pada prinsipnya SPBU-SPBU yang ada di Jember melakukan operasional secara normal dan tidak ada pengurangan penyaluran. Penyaluran berjalan aman dan stok juga sangat aman di SPBU, sehingga masyarakat Jember kami rasa tidak perlu panik,” ujar Andi dalam rapat.

Andi juga menyampaikan bahwa pihaknya saat ini berada di Integrated Terminal (IT) Tanjung Wangi, Banyuwangi, untuk berkoordinasi langsung dengan depo guna memastikan pasokan BBM tetap lancar. Dari hasil koordinasi tersebut, tidak ditemukan kendala dalam distribusi BBM ke wilayah Jember.

“Informasi terakhir dari depo disampaikan bahwa tidak ada kendala. Semua berjalan normal dan kami minta agar masyarakat tidak panik dalam melakukan pembelian,” katanya.

Ia juga memaparkan bahwa stok BBM yang tersedia untuk Kabupaten Jember tergolong melimpah. Untuk jenis Pertalite, tersedia sekitar 584 ton yang siap disalurkan kepada masyarakat, sementara Pertamax tersedia sekitar 279 ton.

Menurutnya, apabila terjadi peningkatan kebutuhan, Pertamina juga telah menyiapkan langkah penambahan penyaluran.

“Kalau memang dibutuhkan untuk penambahan, kami sudah menyiapkan izin dan ada rencana untuk melakukan penambahan penyaluran mulai besok pagi, khususnya untuk wilayah Kota Jember, sehingga ketahanan stok tetap terjaga seperti biasa,” jelasnya.

Sementara itu, Bupati Jember Muhammad Fawait menyampaikan bahwa pemerintah daerah memahami kekhawatiran masyarakat di tengah situasi global yang dinilai tidak stabil, termasuk adanya konflik di Timur Tengah yang memicu kekhawatiran terhadap distribusi energi dunia.

Namun demikian, ia menegaskan bahwa kondisi tersebut tidak berdampak pada ketersediaan BBM di Kabupaten Jember.

“Kita menyadari hari ini kondisi dunia sedang tidak stabil dengan adanya peperangan di Timur Tengah yang dianggap mengganggu jalur internasional. Ada anggapan dari masyarakat bahwa akan ada kelangkaan BBM, namun hal tersebut tidak terbukti di lapangan karena kondisi BBM di Kabupaten Jember aman, bahkan melimpah sesuai data dari SBM Pertamina,” kata Fawait.

Ia pun mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan tidak melakukan pembelian BBM secara berlebihan. Pemerintah daerah bersama Pertamina, termasuk organisasi pengusaha SPBU DPC Hiswana Migas, akan memastikan pasokan tetap tersedia apabila kebutuhan meningkat.

“Maka atas nama Pemerintah Kabupaten Jember kami menghimbau kepada seluruh masyarakat untuk tetap tenang, tidak melakukan panic buying, dan memanfaatkan momentum Ramadan dengan kegiatan-kegiatan positif seperti tadarus dan lain sebagainya,” ujarnya.

Fawait juga mengingatkan masyarakat agar tidak mudah percaya pada informasi yang tidak dapat dipertanggungjawabkan terkait isu kelangkaan BBM. Menurutnya, kondisi pasokan BBM di Indonesia secara umum, khususnya di Jember, masih dalam kondisi aman.

“Realitanya kondisi BBM di Indonesia, bahkan khususnya di Jember, sangat aman bahkan melimpah. Saya berharap masyarakat lebih cermat dan tidak mudah percaya dengan kabar-kabar dari orang yang tidak bertanggung jawab yang menyebutkan stok BBM mulai menipis,” tegasnya.

Related posts