Gandeng Hope Physiotherapy, KONI Jatim Perkuat Sport Science Untuk Prestasi Atlet

Ketua Umum Koni Jatim, Muhammad Nabil (kiri) bersama Owner Hope Physiotherapy, Jovita Elizabeth Simon (kanan) lakukan penandatangan perjanjian kerjasama, Rabu (25/2). (Foto: Istimewa)

Surabaya, Headlinejatim.com– Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Jawa Timur terus memperkuat fondasi performa atletnya dengan mengintegrasikan teknologi medis modern. Langkah ini ditegaskan melalui penandatanganan perpanjangan kerja sama dengan Hope Physiotherapy sebagai mitra resmi penanganan cedera atlet di Surabaya, Rabu (25/2/2026).

Read More

Kolaborasi ini merupakan periode kedua setelah kesuksesan sinergi sebelumnya pada PON XXI 2024 Aceh–Sumut. Namun, pada periode kali ini, cakupan kerja sama tidak hanya berfokus pada pemulihan (rehabilitasi), tetapi diperluas pada penguatan aspek sport science, terutama dalam pencegahan cedera (prevention).

Ketua Umum KONI Jatim, Muhammad Nabil, menyatakan bahwa akses penanganan medis yang cepat dan profesional adalah kebutuhan mendasar bagi seorang atlet. Menurutnya, kepastian jaminan kesehatan sangat berpengaruh terhadap mentalitas bertanding.

“Atlet harus merasa tenang saat berlatih maupun bertanding. Penanganan yang responsif dan profesional membantu mereka segera kembali ke kondisi terbaik. Rasa aman inilah yang menjaga fokus mereka tetap pada prestasi,” ujar Nabil usai penandatanganan kesepakatan.

Selain layanan terapi fisik, KONI Jatim kini mendorong program edukasi proaktif bagi para pelatih. Program ini mencakup pemahaman teknik pemanasan terbaru, pola latihan biomekanika, serta koreksi gerakan guna meminimalkan risiko cedera fatal di lapangan.

Kemudahan akses juga menjadi poin krusial. Dengan jaringan cabang yang tersebar di Surabaya dan sekitarnya, Hope Physiotherapy memungkinkan atlet dari berbagai cabang olahraga mendapatkan perawatan intensif secara cepat tanpa birokrasi yang rumit.

Owner Hope Physiotherapy, Jovita Elizabeth Simon, mengungkapkan bahwa kepercayaan kembali dari KONI Jatim merupakan tanggung jawab besar. Ia berkomitmen membawa standar perawatan olahraga profesional ke level yang lebih tinggi.

“Kami ingin menjadi bagian utuh dari perjalanan atlet Jatim. Fokus kami kini bukan hanya mengobati saat cedera, tetapi memastikan fisik mereka tetap dalam kondisi siap tempur untuk ajang nasional maupun internasional,” tegas Jovita.

Sebagai informasi, Hope Physiotherapy memiliki rekam jejak panjang di dunia olahraga profesional, termasuk menjadi mitra bagi klub Liga 1, Persebaya Surabaya.

Melalui integrasi fisioterapi modern dan pendekatan sport science, KONI Jatim optimistis stabilitas performa atlet tetap terjaga. Di tengah persaingan olahraga nasional yang kian kompetitif, kesiapan fisik dan manajemen cedera yang tepat diyakini akan menjadi kunci utama dalam mewujudkan target juara umum pada ajang-ajang mendatang.

Related posts