Phonska Plus Resmi Amankan Tempat di Grand Final Proliga 2026

GRESIK, HeadlineJatim.com – GOR Jatidiri menjadi saksi bisu keperkasaan tim voli putri Gresik Phonska Plus Pupuk Indonesia. Tanpa kompromi, skuad asuhan Alessandro Lodi ini resmi menyegel tiket ke babak Grand Final Proliga 2026 setelah menumbangkan raksasa Jakarta Electric PLN Mobile dengan skor meyakinkan 3-1 (25-18, 25-21, 18-25, 25-19) pada Kamis (16/4/2026) malam.

Sejak peluit awal dibunyikan, Phonska Plus langsung menunjukkan mentalitas juara. Motor serangan yang dikomandoi setter Arnetta Putri tampil begitu cair, memanjakan Medi Yoku serta duet legiun asing, Annie Mitchem dan Oleksandra Bytsenko, dengan umpan-umpan matang.

Read More

Meski Electric PLN sempat memberikan perlawanan melalui duet maut Kara Bajema dan Neriman Ozsoy, servis mematikan dari Bytsenko dan attack tajam Mitchem memastikan set pertama menjadi milik Phonska dengan skor 25-18.

Pertarungan sengit terjadi di set kedua. Jakarta Electric PLN sempat memimpin jauh, namun ketenangan menjadi kunci bagi tim asal Gresik ini. Setelah drama saling kejar angka hingga skor 16-16, Phonska Plus menunjukkan kelasnya di poin-poin krusial dan menutup set dengan 25-21.

“Kami sudah tahu dengan menang dua set awal, kami sudah memastikan lolos ke Grand Final,” ujar Alessandro Lodi usai laga.

Menariknya, setelah mengamankan tiket di tangan, Lodi melakukan langkah berani dengan melakukan rotasi besar-besaran di set ketiga dan keempat. Pemain-pemain muda seperti Dhea, Putri Agustin, Bella Sabrina, dan Geofani diberi panggung untuk mencicipi atmosfer tekanan tinggi. Meski sempat kehilangan set ketiga karena kebangkitan Ozsoy dkk, para pemain pelapis Phonska justru tampil meledak di set keempat.

Kepercayaan diri para pemain lokal ini seolah tak terbendung. Mereka mampu meredam kekuatan penuh Electric PLN hingga unggul jauh 16-9, sebelum akhirnya menyudahi perlawanan tim milik BUMN tersebut dengan skor 25-19.

“Kami sempat deg-degan saat diturunkan tanpa pemain asing, sementara lawan turun dengan full team,” aku Geofani, salah satu pemain muda Phonska Plus yang tampil apik di set penentu.

Kemenangan ini bukan sekadar tambahan tiga poin, melainkan pernyataan tegas bahwa dominasi Phonska Plus musim ini sulit untuk dipatahkan. Sementara bagi Jakarta Electric PLN Mobile, kekalahan ini menjadi evaluasi pahit.

Asisten pelatih Anantachai Yoonprathom pun secara ksatria mengakui bahwa Phonska Plus bermain sangat baik sehingga strategi evaluasi mereka tidak berjalan di lapangan.

Dengan hasil ini, Gresik Phonska Plus kini menanti lawan di partai puncak, membawa modal kepercayaan diri tinggi dan kedalaman skuad yang merata.

Related posts