Petugas Damkarmat Genteng, Banyuwangi menunjukkan Tokek yang baru saja di evakuasi.(Istimewa)
BANYUWANGI HeadlineJatim.com6– Selama ini kita tahu tugas pemadam kebakaran adalah menjinakkan si jago merah. Namun, di tangan tim Damkarmat Sektor Genteng, urusan “si bintik besar” yang hobi teriak di tengah malam pun jadi misi prioritas.
Minggu (12/4/2026) malam, ketenangan Dusun Temurejo, Desa Kembiritan, Kecamatan Genteng, mendadak terusik. Bukan karena asap, melainkan karena laporan seorang remaja putri yang merasa kamarnya berubah menjadi set film horor. Pelakunya? Seekor tokek yang “nangkring” dengan santai di balik lemari.
Laporan masuk sekitar pukul 20.29 WIB. Isinya singkat namun penuh urgensi: sang pemilik rumah merasa ngeri-ngeri sedap sekaligus geli melihat tamu tak diundang tersebut.
Meski yang dihadapi bukan api berkobar, personel Damkarmat tetap menunjukkan profesionalitas tanpa batas. Hanya berselang tiga menit setelah telepon ditutup, tim langsung meluncur dan tiba di lokasi pada pukul 20.40 WIB.
Koordinator Damkarmat Sektor Genteng, Sutikno, mengonfirmasi bahwa urusan evakuasi “fauna liar” ini memang sudah menjadi bagian dari menu harian mereka.
“Laporan masuk ada tokek di belakang lemari kamar. Pemilik rumah sudah angkat tangan, tidak berani menangani sendiri karena faktor geli dan takut,” ujar Sutikno sambil terkekeh ringan.
Jangan remehkan seekor tokek. Selain suaranya yang bisa meramal nasib (menurut mitos), gigitan hewan ini dikenal cukup sulit dilepaskan jika sudah mengunci. Demi keamanan, petugas pun mengeluarkan “senjata” andalan: tongkat penjepit ular.
“Kami pakai snake tong (penjepit ular). Ini supaya aman untuk personel dan hewannya juga tidak cedera. Tokek kalau sudah terpojok bisa cukup galak dan agresif,” tambah Sutikno.
Proses evakuasi berlangsung dramatis namun singkat. Hanya butuh waktu sekitar lima menit bagi petugas untuk membujuk sang tokek agar mau pindah domisili. Kurang dari 10 menit, misi dinyatakan tuntas dan tokek tersebut langsung “diamankan” menuju Pos Damkarmat Genteng.
Sutikno pun berpesan kepada masyarakat agar tidak ragu meminta bantuan jika menemukan hewan liar yang masuk ke area rumah, baik itu ular, tawon vespa, hingga tokek sekalipun.
“Kalau merasa tidak aman atau punya fobia tertentu, jangan dipaksakan menangani sendiri. Silakan hubungi kami, daripada nanti malah tergigit atau berisiko,” tutupnya.
Kejadian ini kembali membuktikan bahwa Damkar kini adalah “superhero” segala urusan. Mulai dari urusan cincin yang tak mau lepas, kucing di atas pohon, hingga evakuasi tokek yang bikin merinding disko.






