Skip to content
Mobile Menu
Headline Jatim
  • Headline Jatim
  • Pemerintahan
  • Ekonomi
  • Politik
  • Peristiwa
  • Kriminal
  • Olahraga
  • Digivox
  • Indeks
  • JAWA TIMUR
  • NASIONAL
Headline Update
Darurat Volume TPA, Konsultan Pengelolaan Sampah dan DLHK Sidoarjo Dorong Industri Terapkan Sistem Zero to Landfill. Edukasi Literasi Digital, IJTI Pantura Raya Dorong Pelajar Pahami Peran Jurnalistik Sambut Hari Pelanggan Nasional, PLN Salurkan Bantuan Sosial untuk Warga Jatim Gempa M 7,7 Guncang NTT, Pemprov Jatim Kirim Personel BPBD untuk Bantu Evakuasi Sambut HPN, PLN Percepat Penyambungan Listrik untuk Dukung Pertanian Berkelanjutan di Ponorogo
Home Peristiwa Maknai Hari Literasi Internasional, Gubernur Khofifah Ajak Masyarakat Budayakan Saring Sebelum Sharing

Maknai Hari Literasi Internasional, Gubernur Khofifah Ajak Masyarakat Budayakan Saring Sebelum Sharing

Gravatar Image
Redaksi
08/09/2025320 Views

SURABAYA, headlinejatim.com- Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mengajak seluruh masyarakat untuk memaknai Hari Literasi Internasional dengan lebih komprehensif dengan membudayakan saring sebelum sharing.

Pesan itu menurutnya sangat penting di tengah pesatnya arus informasi di era digital yang membutuhkan sikap bijak dari masyarakat.

Read More
  • Maknai HUT Ke-81 RI, YBM PLN Jawa Timur Perkuat Kepedulian Sosial dan Pendidikan
  • Menyambut Kemerdekaan Indonesia, PLN UP2D Jawa Timur Pastikan Keandalan Listrik Selama Pertandingan Piala Presiden di Surabaya
  • Hari Kebaya Nasional, PLN Jawa Timur Dorong Peran Perempuan lewat Pelayanan, Penguatan Keluarga, dan Pemberdayaan UMKM

“Mari kita budayakan saring sebelum sharing, Atau kita saring, pilah dahulu informasi yang didapatkan sebelum kita membagikan kepada yang lain,” kata Gubernur Khofifah di peringatan Hari Literasi Internasional, hari ini, Senin (8/9).

Pesan yang disampaikan Gubernur Khofifah juga sejalan dengan tema Hari Literasi Internasional yaitu “Promoting literacy in the digital era” atau yang artinya “Mempromosikan literasi di era digital.” Yang mana digitalisasi telah mengubah cara kita belajar, hidup, bekerja, dan bersosialisasi, baik secara positif maupun negatif.

Untuk itu, Khofifah menegaskan bahwa literasi harus menjadi kemampuan dasar yang harus dimiliki setiap individu. Namun di sisi lain, digitalisasi yang tidak bisa dielakkan menjadi dimensi yang tidak boleh luput dari perhatian semua pihak.

“Kemampuan membaca menulis adalah hak dasar, tetapi digitalisasi juga menjadi sisi yang tidak terpisahkan saat ini,” jelasnya.

Masifnya informasi melalui platform-platform digital kian tak terbendung terlebih sentuhan Artificial Intelligence membuat takjub banyak orang. Oleh sebab itu, berliterasi secara komprehensif menjadi modal yang harus dimiliki.

“Informasi sangat masif beredar di dunia maya, AI membuat banyak orang harus lebih cermat dan teliti, kroscek dan konfirmasi atau tabayun sangat dibutuhkan agar informasi yang ada tidak ditelan mentah-mentah,” jelasnya.

Namun ia menyebutkan bahwa memahami informasi tidak cukup dengan cara tekstual semata. Lebih dari itu, memahami informasi juga harus dlakukan secara kontekstual agar tidak terjadi penerimaan informasi yang sepotong atau tidak utuh.

“Masif dan cepatnya informasi juga harus diwaspadai bersama karena tidak jarang yang berisi hoax, ujaran kebencian dan provokasi,” terangnya.

Sementara hoax, ujaran kebencian dan provokasi pun beredar dengan mudah, cepat juga dapat diterima setiap individu melalui gawai masing-masing. Lebih lanjut, hal-hal tersebut dapat menjadi potensi timbulnya kejadian-kejadian yang tidak diinginkan.

“Banyaknya informasi yang kita terima juga harus diimbangi kemampuan untuk filtering, harus bijak menerima informasi dan tidak sembarang membagikan informasi, ini penting saat ini,” imbuhnya.

Menurutnya, perangkat digital membantu memperluas kesempatan belajar dan mengakses informasi tetapi di sisi lain juga berisiko menciptakan marjinalisasi ganda terhadap pembelajaran literasi tradisional, juga dari manfaat era digital.

“Ini harus menjadi perhatian kita bersama,” tegasnya.

Di Jawa Timur sendiri Gubernur Khofifah bangga menyebutkan bahwa Nilai Tingkat Gemar Membaca (TGM) tahun 2024 Provinsi Jawa Timur sebesar 77,15. Angka ini masuk dalam kategori tinggi.

Pun begitu dengan Indeks Pembangunan Literasi Masyarakat (IPLM) Tahun 2024 Provinsi Jawa Timur yang berada di angka 78,60 dan masuk dalam kategori Sedang.

Namun begitu, menurutnya saat ini literasi tak lagi sekadar soal bisa membaca dan menulis, melainkan juga kemampuan untuk memahami, mengolah, dan memanfaatkan informasi dengan bijak.

Literasi digital menjadi keterampilan penting agar seseorang mampu memilah mana informasi yang benar dan mana yang merupakan hoaks.

“Kembali saya mengajak agar semua berliterasi dengan lebih komprehensif, saring before sharing, kembali saring before sharing, supaya tidak termakan dan tidak menyebar hoax serta provokasi,” pesannya.

Gubernur JatimHari Literasi InternasionalJawa TimurKhofifah Indar ParawansaSaring Sebelum Sharing
Writer: Heru Dwi Sudarmanto
Editor: Heru Dwi Sudarmanto
Share

Post navigation

Previous post Gempar! Ular Kepala Dua Ditemukan di Teras Rumah Warga Gresik
Next post Wali Kota Eri Beri Peringatan Keras Oknum Pegawai Kelurahan Terbukti Lakukan Pungli Adminduk

Related posts

  • Edukasi Literasi Digital, IJTI Pantura Raya Dorong Pelajar Pahami Peran Jurnalistik

  • Sambut Hari Pelanggan Nasional, PLN Salurkan Bantuan Sosial untuk Warga Jatim

  • Gempa M 7,7 Guncang NTT, Pemprov Jatim Kirim Personel BPBD untuk Bantu Evakuasi

  • Kolaborasi Bareng BRIN dan CIS Jepang, BPBD Fasilitasi Cek Kesehatan Para Relawan Bencana di Jatim

  • Sambut HUT ke-81 RI, PLN Hadirkan Terang bagi 60 Keluarga di Dusun Wonokoyo

  • HUT ke-81 RI, PLN UP3 Sidoarjo Kenang Jasa Pejuang dan Pererat Kebersamaan

https://headlinejatim.com/wp-content/uploads/2026/03/87168b83-b1fe-470d-bdd1-85c2b50728f3.mp4

Topik Populer

  • Jawa Timur
  • Nasional
  • PLN
  • Kabupaten Gresik
  • Gubernur Jatim

Pemerintahan

  • Pemerintahan18/08/2026
    Serikat Pekerja PLN Desak Pembatasan Out…
  • Pemerintahan17/08/2026
    HUT RI ke-81, Menag Serukan Solidaritas …
  • Pemerintahan03/08/2026
    Indonesia Jadi Tuan Rumah IGIC 2026, Rat…
  • Pemerintahan01/08/2026
    Kado HUT ke 81, Pemprov Jatim Berlakukan…
  • Pemerintahan22/06/2026
    Sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan, LaNy…

Berita Populer

  • 1
    Pemerintahan184 Views
    Serikat Pekerja PLN Desak Pembatasan Out…
  • 2
    Peristiwa131 Views
    Hadir di Momen Sakral Kemerdekaan RI, PL…
  • 3
    Peristiwa125 Views
    HUT ke-81 RI, PLN UP3 Sidoarjo Kenang Ja…
  • 4
    Ekonomi120 Views
    Sambut HPN, PLN Percepat Penyambungan Li…
  • 5
    Wisata & Kuliner120 Views
    Sate Komoh, Sajian Kuliner Jawa Timur ya…

Politik

Politik27/05/2026
Mantan Wakil Bupati Jember Terima Sapi K…

Penyerahan Satu Ekor Sapi Untuk Kurban Dititipkan Kepada Mantan Bupati Jember.(Istimewa) JEMBER, (Baca Selengkapnya)

19/05/2026
Opini ‘Peti Mati’ di Timeline Instagram:…
19/05/2026
Rupiah Tembus Rp17.600 per Dolar AS, Pak…
18/05/2026
PLN Siaga Penuh Jaga Keandalan Listrik d…
18/05/2026
Beda Kebijakan Habibie dengan Prabowo, K…
Headline Jatim
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks

Social Network

  • Instagram
  • Youtube
  • Tiktok
Copyright @2024 by headlinejatim.com