SURABAYA, headlinejatim.com – Semangat kompetisi dan kecintaan terhadap olahraga renang mewarnai gelaran Swimming Competition 5 yang berlangsung di Swimming Pool Atlas Surabaya, Minggu (30/8/2026).
Ajang ini menjadi wadah bagi para perenang untuk menguji kemampuan sekaligus mengasah mental bertanding. Tak hanya diikuti atlet dari Surabaya dan sekitarnya, kompetisi tersebut juga mampu menarik peserta dari berbagai daerah di Indonesia.
Tercatat sebanyak 480 peserta ambil bagian dalam Swimming Competition 5 dengan total 980 nomor pertandingan. Para peserta berasal dari sejumlah wilayah, mulai dari Semarang, Bali, Surabaya, Sidoarjo, Gresik, hingga berbagai daerah lainnya di Jawa Timur.
Kompetisi ini mempertandingkan sejumlah kategori usia, yakni Kids Teen dibawah 5 tahun, open untuk (atlet), serta Master untuk dewasa, sehingga memberikan ruang bagi perenang dari berbagai kelompok usia untuk menunjukkan kemampuan terbaiknya di lintasan.
Andrianto Purnomo Wijaya, selaku ketua panitia Swimming Competition 5 mengatakan, Swimming Competition 5 tidak sekadar menjadi ajang untuk mengejar kemenangan. Lebih dari itu, kegiatan tersebut diharapkan mampu menjadi sarana untuk memfasilitasi sekaligus mengembangkan minat dan bakat para peserta di cabang olahraga renang.
“Tujuan utama kegiatan ini adalah memfasilitasi dan mengembangkan minat serta bakat para peserta. Kami ingin mereka semakin terlatih, baik dari sisi kemampuan maupun mental bertanding, sehingga nantinya siap mengikuti event-event yang lebih besar,” ujar Andrianto.
Menurutnya, pengalaman bertanding dalam kompetisi seperti Swimming Competition 5 sangat penting bagi para perenang. Selain mengukur hasil latihan, peserta juga dapat belajar menghadapi tekanan dan persaingan dengan atlet dari berbagai daerah.
Sementara itu, salah satu peserta, Aaron Fiorello Fransis, mengaku telah melakukan persiapan secara intensif selama hampir satu bulan untuk menghadapi kompetisi tersebut.
Persiapan dilakukan untuk memastikan dirinya berada dalam kondisi terbaik saat turun di sejumlah nomor yang diikuti. Aaron menyadari persaingan dalam Swimming Competition 5 cukup ketat karena harus berhadapan dengan perenang-perenang dari berbagai daerah.
“Persiapannya kurang lebih hampir satu bulan. Untuk lawan-lawan sendiri cukup berat dan persaingannya juga ketat. Tapi saya tetap optimistis bisa memberikan yang terbaik dan membawa pulang juara,” kata Aaron.
Bagi para peserta, Swimming Competition 5 bukan hanya tentang siapa yang menjadi pemenang. Setiap kayuhan dan perjuangan di lintasan menjadi bagian dari proses untuk membangun pengalaman, kepercayaan diri, serta mental kompetitif.
Dengan tingginya antusiasme peserta dan beragamnya daerah asal perenang, Swimming Competition 5 diharapkan dapat terus berkembang menjadi kompetisi yang konsisten melahirkan bibit-bibit perenang potensial.
Gelaran ini sekaligus menjadi bukti bahwa olahraga renang terus mendapat tempat di hati masyarakat. Dari kolam renang, semangat berprestasi ditumbuhkan, bakat diasah, dan mimpi untuk menjadi perenang terbaik perlahan mulai diwujudkan.






